3 Fakta Seputar Infeksi Paru-paru yang Sempat Diderita Nelson Mandela

Karla Farhana19 Jul 2018, 10:26 WIB
[Bintang] 100 tahun Nelson Mandela, Ini Kutipan-kutipan Inspiratif Darinya

Bintang.com, Jakarta Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan berpulang pada tahun 2013 silam, di usia 93 tahun. Sebelum menutup usia, Mandela sempat bolak-balik dirawat di rumah sakit lantaran penyakit komplikasi yang dimilikinya. 

Salah satu penyakit yang membuatnya harus bolak-balik dirawat adalah infeksi paru-paru. Dilansir dari Liputan6, masa terlama saat dia dirawat di rumah sakit pada 8 Juni tahun 2013. Saat itu, revolusioner antiapartheid dan politisi Afrika Selatan tersebut harus dirawat selama 3 bulan, sebelum akhirnya diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit. 

 

Sebelumnya, Mandela mengalami penurunan kesehatan selama beberapa tahun sebelumnya. Selain akibat infeksi paru-paru, Mandela juga ternyata sudah diserang TB (tuberkulosis) pada 1980. 

Dia mengidap penyakit tersebut akibat bekerja di sebuah tambang di penjara Robben Island. Sejak bekerja di sana, paru-paru Mandela dinyatakan rusak. 

Namun, apa sebenarnya infeksi paru-paru yang diderita Nelson Mandela? Bagaimana cara mencegah dan pengobatannya agar tak menjadi parah? 

Apa Penyebabnya?

5 Cara agar Paru-paru Anda Selalu Sehat (MDGRPHCS/Shutterstock)
5 Cara agar Paru-paru Anda Selalu Sehat (MDGRPHCS/Shutterstock)

Bukan seperti penyakit lain yang disebabkan oleh salah satu virus atau bakteria, infeksi paru-paru bisa disebabkan baik oleh bakteri, virus, atau juga jamur. 

Penyakit ini, dilansir dari Okay Doc membuat orang batuk disertai dengan demam dan kesulitan bernapas. Namun, infeksi paru-paru sebenarnya tak terlalu berbahaya dan masih bsia diobati dengan obat-obatan tradisional. Biasnaya bakal sembuh dalam waktu 2-3 minggu. 

Perawatan Khusus

8 Tanda Kanker Paru yang Tidak Anda Duga (Asylsun/Shutterstock)
8 Tanda Kanker Paru yang Tidak Anda Duga (Asylsun/Shutterstock)

Namun, nggak semua kasus infeksi paru-paru bisa ditangani di rumah. Karena, ada banyak pasien yang memerlukan perlakukan dan pengobatan khsus. 

Seperti, pasien dengan infeksi paru-paru disertai penyakit lain yang sifatnya jangka panjang, yaitu asma, penyakit jantung, kanker, dan diabetes. 

Virus dan Bakteri Penyebab Infeksi Paru-paru

Mengenal Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis (Wavebreakmedia/Shutterstock)
Mengenal Gejala Penyakit Paru Obstruktif Kronis (Wavebreakmedia/Shutterstock)

Penyakit infeksi paru-paru biasanya disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae. Juga Haemophilus influenzae dan Staphylococcus aureus juga dapat menyebabkan pneumonia.

Sebutan beberapa jenis infeksi paru-paru ini tergantung dari penyebabnya. Kalau infeksi disebabkan oleh bakteri, penyakit disebut dengan pneumonia bakteri. Kalau penyebabnya virus, disebut pneumonia virus. 

Selain kedua itu, juga ada Pneumonia aspirasi, Pneumonia jamur, dan Hospital-Aquired Pneumonia (HAP). 

Lanjutkan Membaca ↓