Tak bisa menabung, mungkin 5 kesalahan dalam mengelola keuangan ini penyebabnya

Monica Dian08 Okt 2018, 07:00 WIB
menabung

Fimela.com, Jakarta Ada fakta mengejutkan. Berdasarkan riset yang dilakukan George Washington Global Financial Literacy Excellence Center, hasilnya membuktikan hanya 24% generasi millennial yang mengerti prinsip dasar keuangan. Ini artinya, banyak generasi millennial masih kurang bisa mengatur keuangan.

Dilihat dari perilaku belanja millennial, memang sangat masuk akal mengapa millennial sulit menabung. Ini lantaran kebutuhan untuk gaya hidup terkini seringkali tidak seimbang dengan pemasukan. Alhasil kondisi keuangan selalu pas-pasan, dan parahnya defisit. To make things right, yang terpenting bisa menabung, mari identifikasi kesalahan dalam pengelolaan keuangan yang biasa kita para millennial lakukan.

Biaya sewa tempat tinggal tinggi

Menurut studi yang diterbitkan Personality and Social Psychology Bulletin, kita cenderung melebih-lebihkan kebahagiaan yang kita dapat dari segi material. Jadi, mengeluarkan lebih dari 30% pendapatan untuk menyewa tempat tinggal adalah suatu kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.

Menurut Alexa Von Tobel, pengarang buku Financially Fearless, uang sewa tempat tinggal, belanja kebutuhan sehari-hari, bayar tagihan listrik, air, dan transportasi harus masuk dalam 50% dari pendapatan. Kalau kita tetap ingin memasukkan uang sewa apartemen atau kost sebesar, misalnya 40% dari pendapatan, maka carilah pos pengeluaran keuangan lain sejumlah 10% pendapatan yang harus dihilangkan, seperti gym membership atau tv cable.

 Tidak punya dana darurat

Dana darurat adalah dana yang kita siapkan sebagai cadangan bila ada keperluan mendadak. Misalnya, untuk berobat ketika jatuh sakit atau membantu orangtua. Idealnya dana darurat merupakan 3-6 bulan biaya hidup yang dibutuhkan. Biaya hidup dihitung dari rata-rata uang yang dibutuhkan untuk keperluan makan, transportasi, belanja kebutuhan pokok, biaya sewa tempat tinggal, bayar utang atau tagihan rutin. Kita bisa mencicil dana darurat tiap bulan melalui 20% dari pendapatan kita. 

 

Hutang kartu kredit berlebihan

[bintang] Paling Nggak Bisa Atur Keuangan, 3 Zodiak Ini Jauh dari Kata Hemat
Ilustrasi keuangan. (Sumber foto: unsplash.com)

Hampir semua orang pada dasarnya memiliki hutang. Tapi hutang kartu kredit adalah yang paling beracun karena tinggi bunga. Selain itu, jika over limit atau tidak tepat waktu membayar kartu kredit maka ini menjadi catatan yang kurang baik di masa depan bila ingin mengajukan kredit lain. Rencana KPR bisa tidak disetujui dan permohonan pinjam modal wirausaha mungkin gagal. Pastikan membayar tagihan kartu kredit dengan disiplin.

Berada dalam hubungan cinta yang menguras uang

Ketika memiliki kekasih, biaya gaya hidup akan seringkali dihabiskan untuk dua orang, terlebih bila pendapatan pasangan tidak sebesar kita. Harus siap-siap berbagi, apalagi saat kencan, makan bersama, atau liburan bersama. Jika tidak ada perkembangan pendapatan dari sang kekasih, bisa jadi kita terus yang mengeluarkan uang. Alhasil, tidak ada sisa untuk ditabung.

Tidak menabung untuk masa pensiun

Sebuah kesalahan besar jika tidak memikirkan masa tua sedini mungkin. Justru idealnya menabung untuk hari tua sudah dilakukan dari usia 25 tahun. Sehingga saat usia 60 tahun nanti, tabungan uang pensiun kita bisa dua kali lipat lebih banyak dari mereka yang baru menabung di usia 35 tahun.

Lanjutkan Membaca ↓