DBS Bank gelar lomba foto dengan tema Your Daily Kindness

Edy Suherli15 Okt 2018, 16:04 WIB
[Fimela] Maria Loretha

Fimela.com, Jakarta Kebaikan yang dilakukan seseorang terkadang tak seberapa. Namun yang tak seberapa itu ternyata amat berarti bagi orang lain. DBS Bank menggelar lomba foto DBS Life More Society: Photo Competition 2018 yang mengusung tema “Your Daily Kindness”. Even ini diikuti fotografer amatir dan profesional seluruh Indonesia.

Pemenang pertama lomba foto ini mendapat sejumlah hadiah dan berhak mengikuti trip jelajah  Flores, mulai dari Larantuka, Pulau Solor, Maumere dan berakhir di Ende.  “Yang ikut even lomba foto ini lumayan banyak. Saya bersyukur bisa menjadi pemenang. Ternyata diantara sekian foto yang ada foto hasil jepretan saya yang ditetapkan oleh dan juri sebagai pemenang,” ujar Agus Kurniawan fotografer profsioanal yang bermukim di Mataram, Lombok, NTB, saat ditemui di Larantuka, pada Jumat, (12/10/2018).

Menurut  Sharon Isabella, AVP External Communications & Community PT Bank DBS Indonesia, dalam menyebarkan misi "Live more, Bank less" DBS Live More Society berbagi aktivitas yang diadakan khusus bagi para komunitas untuk dapat menjalani hidup dengan maksimal. “Salah satu aktivitas tersebut adalah dengan mengadakan kompetisi foto dari tanggal 11 Juli hingga 16 September 2018. Dalam kompetisi foto dengan kesempatan memenangkan perjalanan fotografi ke Larantuka, Maumere dan Ende, Flores, NTT bersama Du’Anyam ini. Dan dari sekian foto yang masuk kami menetapkan foto dari Mas Agus Kurniawan yang memenangkan kompetisi ini,” katanya.

 

[Fimela] Sharon Issabella
Sharon Issabella, AVP External Communications & Community PT Bank DBS Indonesia. (Nikki Fadlin/DBS Bank)

Lewat even  ini peserta diminta untuk mengabadikan momen kebaikan yang terlihat kecil dan sederhana namun begitu berharga dengan menceritakan momen tersebut dengan tema “Your Daily Kindness”.

Daun Lontar

Anyaman
Ibu-ibu pengerajin anyaman daun lontar di kampung Wulublolong, Pulau Solor yang diasuh oleh Du'Anyam, mengajarkan cara menganyam kepada salah seorang peserta trip. (Nikki Fadlin/DBS Bank)

Dalam trip ini sengaja dipilih destinasi yang menginspirasi. Mulai dari ibu-ibu menganyam yang dibimbing oleh Du’Anyam, wirausaha sosial yang memproduksi dan mengirimkan kerajinan anyaman untuk pemberdayaan ekonomi dan meningkatkan kesehatan wanita di pedalaman Indonesia, diantaranya di NTT, Kalimantan Timur dan Papua.

Dalam perjalanan selama empat hari tiga malam ini, pemenang juga berkesempatan mengunjungi desa Wuloblolong, binaan Du’Anyam di Pulau Solor, Ibu Maria Loretha petani yang membudidayakan sorgum di Flores Timur, Rumadu; Yohanes Lewonawang Hayeng pengumpul madu hutan dengan konsep lestari serta istrinya Hemiliana Nirong Tukan perajin anyaman daun lontar, Anfonsa Horeng  pelestari tenun ikat Flores Lepo Lorun di Desa Nita, Maumere, untuk belajar mengenai proses tenun ikat yang terkenal di manca negara.

Antusias

[Fimela] Ibu--ibu pengerajin daun lontar yang dibina Du'anyam
Ibu--ibu pengerajin daun lontar yang dibina Du'anyam mengaku senang dan kini makin giat menganyam. (Edy Suherli/Fimela.com)

Selain menyambangi sosok-sosok yang inspiratif itu, dalam trip ini juga singgah ke beberapa destinasi wisata  yang menakjubkan di Flores. Antara lain; melihat sunset di pantai Kawaliwu, Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Lalu melihat keindahan danau Kelimutu yang terkenal dengan tiga danau yang berbeda warna satu dengan yang lain. Perjalaan dipungkasi dengan menyambangi kampung adat Walogai di Ende, Flores.

"Terus terang saya belum mengunjungi destiasi dari trip ini, jadi saya antusias mengikuti satu-demi satu destinasi trip ini. Dan trip ini amat berkesan buat saya. Pas dengan tema yang diusung penyelenggara lomba foto. Kita benar-benar menyaksikan kebaikan yang dilakukan sehari-hari," tandas Agus Kurniawan.

Lanjutkan Membaca ↓