Lebih baik jomblo daripada bertahan dalam hubungan yang salah, setuju?

Endah Wijayanti16 Okt 2018, 14:25 WIB
jomblo berkualitas 1

Fimela.com, Jakarta Masih jomblo kadang memang bikin kesepian. Belum punya pasangan seringkali bikin hati terasa hampa. Apalagi kalau orang-orang di sekitar kita ikut nyinyir dan mencampuri urusan asmara kita, duh kesel banget pastinya.

Tapi jangan sampai kesendirian kita saat ini dijadikan alasan untuk putus asa. Nggak mungkin kan kita menghabiskan semua waktu berharga yang kita untuk galau dan meratapi nasib? Hidup cuma sekali. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membuat hidup lebih bermakna. 

Single is not a status. It is a word that best describes a person who is strong enough to live and enjoy life without depending on others.

jomblo berkualitas 2
Ilustrasi./Copyright pexels.com/Miguel Arcanjo Saddi

Justru karena saat kita punya lebih banyak waktu untuk mengurusi berbagai hal, maka manfaatkan sebaik mungkin. Yang sedang membangun karier, lakukan setiap pekerjaan sebaik mungkin. Tingkatkan kecakapan untuk menjadi pribadi yang sukses dan profesional. 

Yang sedang merintis usaha atau bisnis, bisa lho memanfaatkan setiap waktu untuk mengembangkan bisnis tersebut. Yang sedang berjuang untuk mewujudkan sebuah impian, gunakan dan maksimalkan setiap waktu yang dipunya untuk terus maju.

Dengan kata lain, mumpung masih sendiri, jadi kita bisa melakukan berbagai hal yang bisa mendatangkan kebaikan untuk diri sendiri. Bahkan bisa punya lebih banyak waktu untuk membahagiakan orang-orang terdekat kita, seperti orangtua, kakak, adik, dan juga sahabat.

Being single doesn't mean that you know nothing about love.

jomblo berkualitas 2
Ilustrasi./Copyright pexels.com/Vinicius Wiesehofer

Being single doesn't mean that you know nothing about love. Sometimes being solo is wiser than being in a false relationship.- Unknown

Lebih baik sendiri dulu daripada menyiksa diri bertahan dalam hubungan yang salah. Kita punya hak untuk bahagia. Punya hak untuk bisa menikmati hidup dengan sebaik-baiknya. Kalau malah bertahan dalam hubungan yang salah dan cuma memberi derita, akan sangat disayangkan sekali kan.

Ya, kembali lagi semua kembali pada pilihan kita. Urusan cinta, jodoh, dan pasangan sifatnya bisa sangat personal pada masing-masing perempuan. Tapi pastinya kita berharap bisa bahagia di setiap fase kehidupan yang kita jalani. 

 

Lanjutkan Membaca ↓