5 cara agar masalah uang tak memicu konflik dalam rumah tangga

Endah Wijayanti30 Okt 2018, 09:45 WIB
masalah uang

Fimela.com, Jakarta Konflik dalam rumah tangga bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah masalah uang. Bahkan berapa pun uang yang kita punya, uang seringkali jadi salah satu penyebab pasangan bertengkar.

Mengingat ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, kadang urusan uang bisa jadi penyebab utama pertengkaran pasangan. Deny Hen dalam bukunya The Great Marriage, memberikan sejumlah tips untuk mengurangi konflik mengenai keuangan keluarga. Lima di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Budget planning (perencanaan anggaran)

Selalu buat perencanaan anggaran yang baik. Pengeluaran per minggu, per bulan, hingga per tahun perlu dicatat dengan baik. Selain itu, penting juga untuk membuat pos-pos pengeluaran, seperti untuk kebutuhan makanan, kebutuhan sekolah anak, pengeluaran rumah tangga rutin, dan sebagainya.

2. Simpan di kotak yang sama

Ini bisa dilakukan untuk pasangan suami istri yang sama-sama bekerja atau punya penghasilan sendiri. Bisa dimulai dengan menaruh semua penghasilan dalam kotak yang sama sebagai penghasilan keluarga. Hal ini nantinya akan memudahkan dalam merencanakan alokasi keuangan keluarga bersama. Uang yang digunakan pun disebut uang milik keluarga, bukan lagi terpisah-pisah uang milik suami atau istri saja.

3. Miliki kotak uang saku masing-masing

Kalau tadi ada penghasilan yang disatukan dalam kotak yang sama, kini perlu juga punya kotak uang saku masing-masing. Besarnya uang saku ini bisa ditentukan dan disepakati bersama. Uang saku ini nantinya bisa digunakan sesauai dengan kehendak hati masing-masing.

4. Diskusikan gaya pengaturan keuangan

Kita dan pasangan mungkin punya gaya pengaturan keuangan yang berbeda. Hal ini perlu dikomunikasikan sejak awal agar ke depannya tidak ada salah komunikasi atau salah pengaturan. Hal-hal seperti berapa uang yang biasa ditabung atau diinvestasikan, donasi yang dikeluarkan secara rutin, dan berapa banyak uang yang dibelanjakan secara teratur juga perlu didiskusikan dan dibicarakan bersama.

5. Jangan "gali lubang tutup lubang"

Masalah utang bisa jadi pemicu konflik dalam rumah tangga yang cukup serius. Kalau ada utang baiknya segera diselesaikan. Kalau pun mau mengambil utang, diskusikan dulu dengan pasangan. Karena kalau dari awal masalah utang ini tidak dikomunikasikan dengan baik, bisa memicu masalah yang terus membesar dari waktu ke waktu.

Komunikasikan juga soal gaya hidup masing-masing. Hidup berumah tangga, akan ada banyak hal yang harus dikompromikan. Persoalan uang pun perlu dibicarakan sedari awal menikah agar tak menimbulkan berbagai konflik baru ke depannya.