4 Cara Kembali Percaya pada Pasangan yang Pernah Ketahuan Berbohong

Endah Wijayanti14 Nov 2018, 14:46 WIB
percaya

Fimela.com, Jakarta Ketika kita tahu kalau sudah dibohongi pasangan, wah pastinya hati rasanya kesal dan jengkel tak karuan ya. Tapi bila kita ingin tetap mempertahankan hubungan dan menjaga keutuhannya, kita perlu membangun lagi kepercayaan pada pasangan. Meski mungkin tak mudah, tapi bila pasangan sudah berkomitmen untuk berubah maka tak salahnya untuk dicoba.

Untuk bisa kembali percaya pada pasangan yang pernah ketahuan berbohong, ada sejumlah tips dan cara yang bisa dicoba. Kita bisa memulainya dengan melakukan hal-hal berikut ini.

1. Ungkapkan semua isi hati pasangan

Pasangan perlu tahu kalau kita kecewa padanya. Dia perlu tahu bahwa kita sedih dan terluka ketika dibohongi olehnya. Kalau dia bisa memahami dan berkomitmen untuk memperbaiki sikapnya, kita bisa mencoba untuk menerimanya lagi. Jika perlu marah padanya, marah saja. Tak apa untuk lebih terbuka dan jujur dengan perasaan. Agar ke depannya bisa berani untuk lebih jujur dan tak menyalahkan keadaan.

2. Pastikan semua janji kembali ia tepati

Mungkin untuk kebohongan yang lalu kita bisa memaafkannya. Tapi kadang kesabaran ada batasnya. Coba untuk memastikan dia selalu menepati semua janjinya. Kalau dia bisa memegang janji dan menepati kata-katanya, maka kita bisa mulai membuka hati untuk kembali percaya padanya. Jika dia masih sering ingkar janji tanpa memberi jawaban atau alasan pasti, mungkin kita harus berpikir ulang untuk kembali percaya padanya lagi.

 

2 of 2

“Trust takes years to build, seconds to break, and forever to repair.”

putus cinta
Ilustrasi./Copyright shutterstock

3. Minta ia membuktikan penyesalannya

Kata maaf dan menyesal saja kadang tidak cukup. Kita perlu memintanya untuk membuktikan penyesalannya dengant tindakan nyata. Dia harus bisa menunjukkan perubahan sikapnya. Jika sikapnya tidak membaik atau malah memburuk, hm... mungkin harus pikir ulang lagi untuk memberinya kepercayaan baru.

4. Beri dia kebebasan

Kita bisa mengatakan pada pasangan kita kalau kita lebih menghargai kejujuran dan keterbukaan daripada kebohongan dan kepalsuan. Beri dia kebebasan dan pilihan di sini. Kalau dia masih ingin mempertahankan hubungan yang ada, dia bakal memilih untuk lebih terbuka dan jujur pada kita. Kalau memang dia tak bisa menjaga kepercayaan yang ktia beri padanya, mungkin dia memang bukan yang terbaik untuk kita.

Tak mudah untuk kembali percaya pada pasangan yang pernah ketahuan berbohong. Namun, jika kita sungguh-sungguh ingin menjaga dan mempertahankan hubungan yang ada, kita memang perlu berusaha lebih keras membangun kepercayaan yang baru.

 

Lanjutkan Membaca ↓