Ajaib, Pohon Apel Ini Mempunyai 250 Jenis Buah Apel

Fimela04 Okt 2013, 14:00 WIB
Ilustrasi (c) wellnesswithacause.blogspot.com

Tidak ada yang tidak mungkin ketika kita berusaha dengan seluruh kemampuan kita. Mungkin usaha itu membutuhkan proses yang lama atau membutuhkan kerja keras yang menyita waktu kita. Namun ketika hasil kerja keras kita berbuah keberhasilan maka kita sendiri yang menuainya dengan bangga.

Sebuah kisah tentang kerja keras ini bisa kita pelajari dari seorang pria bernama Paul Barnett. Paul adalah seorang pria biasa yang tinggal di Chidham, Sussex Barat. Paul sedang banyak dibicarakan masyarakat dunia karena pohon apel miliknya unik dan tidak biasa. Pohon apel ini mampu mempunyai ada sekitar 250 jenis apel yang tumbuh dan berkembang.

Paul dan pohon ajaibnya (c) merdeka.com

Mungkin Anda akan mengira bahwa ini adalah sebuah keajaiban. Namun nyatanya, pohon apel ajaib ini tumbuh karena hasil kerja keras Paul sendiri. Dengan sabar dan telaten dia merawat dan mencangkok pohon apel ini sehingga menjadi seperti sekarang. Kasih sayang, perhatian dan kerja kerasnya mampu menumbuhkan pohon apel ajaib yang terkenal hingga seluruh dunia.

Paul mengatakan bahwa hal ini sudah dilakukannya semenjak dirinya berumur 20 tahun. Saat ini dia berumur 40 tahun dan sangat bahagia mengetahui kerja kerasnya selama ini berbuah sangat manis. Pada awalnya Paul memang sangat ingin menanam banyak pohon apel, namun rumahnya tidak mempunyai kebun yang cukup besar untuk ditanami berbagai macam jenis apel.

Akhirnya dia berinisiatif untuk menanam sendiri pohon apelnya lalu dia bekerja keras untuk mencangkok banyak jenis pohon apel dalam satu pohon. Beberapa jenis apel yang ditumbuhkannya antara lain jenis apel langka Withington Fillbasket tahun 1883 dan Eadys' Magnum tahun 1908.

Kerja keras Paul ternyata menumbuhkan hasil yang sangat manis dan menyenangkan. Pohon apelnya kini mempunyai 250 jenis yang berbeda. Dan itu hanya dalam satu pohon lho ladies. Mungkin ini bisa menjadi ide Anda jika Anda mempunyai masalah yang sama dengan Paul.

 

(vem/sir)