Jawaban 'Tanya Pria', Kenapa Pria yang Sudah Berkarir Enggan Berkomitmen?

Fimela31 Jan 2018, 13:40 WIB
The Brocasters/Ade Kurniawan/Kapanlagi.com

Tanya Pria, segmen ini khusus kami hadirkan di Forum Ruang Vemale dengan diisi pertanyaan kamu soal cinta, Ladies. Pertanyaan semua kegalauan kamu akan dijawab oleh empat pria tampan yang tergabung dalam The Brocasters. Keempatnya antara lain Danar Gumilang, Taufik Effendi, Rian Ibram, dan Mario Patrick.

Simak yuk, siapa tahu masalah yang dialami salah satu Ladies ini juga tengah kamu rasakan.

Dear Sirs and madam, Sedikit ada pertanyaan dari saya, mohon solusi dan informasinya,ketika ada seseorang lelaki yang hebat(masih merasa senang dengan karir) /(laki laki yang misterius)kenapa enggan berkomitmen?? apakah karena tidak seiman menjadi suatu alasannya . tetapi dia hanya ingin berteman saja? Renny Aulia,22

Jawaban:

Danar Gumilang

Danar Gumilang/Ade Irawan/Kapanlagi.com

Kalau misalkan ngomongin tentang pria susah berkomitmen karena karir, apakah kategori iman menjadi sebuah pertimbangan alasan tidak bisa berkomitmen? Mungkin itu adalah alasan pertama. Karena tidak sedikit orang di dunia ini, terutama di Indonesia, menjadikan iman sebagai sebuah tahapan di mana mau serius mau dengan seseorang.

Jika imannya saja, mungkin, sudah berbeda, ini jadi alasan pria tersebut masih belum mau maju ke Renny. Kalau apakah karir menjadi sebuah hal yang terus dipacu oleh pria, ya yang namanya percintaan, it takes two to tango. Kalau saya misalkan ada rasa dengan Renny, pasti karirnya mau dikejar sekaya apa pun, saya pasti mau kejar Renny juga.

Taufik Effendi:

Taufik Effendi/Ade Irawan/Kapanlagi.com

Saya adalah orang yang percaya, if a man really loves you, he would go the extra miles for you. Jadi lupakan alasan karir, agama atau apa pun. Kalau dia memang benar-benar cinta, dia benar-benar sayang sama Renny, dia akan melakukan itu semua, menerobos itu semua untuk mendapatkan cinta kamu.

Jika kamu merasa dia ngga melakukan hal itu dengan sesuai ekspektasi kamu, ya kasih waktu, kasih time limit. Kalau lebih daripada itu ya udah tinggalin aja. Pria di luar sana juga banyak kok.

Rian Ibram:

Rian Ibram/Dok.Pribadi

Pada dasarnya pria itu seperti pasir, ketika digenggam dia akan semakin kabur. Jadi kalau ingin berkomitmen dengan laki-laki, biarkan dulu dia merasa yakin dengan dirinya sendiri dan hubungannya dengan orang lain. Baru habis itu bisa mendapatkan soal lain.

Mario Patrick:

Mario Patrick/Ade Irawan/Kapanlagi.com

Akan ada masanya laki-laki merasa enjoy dengan dirinya sendiri. Terutama soal karir, lagi bagus-bagusnya, hidup lagi enak, sampai akhirnya ngga kepikiran hal lain.

Tapi ya, berdasarkan pengalaman, gue akhirnya ketemu dengan istilah 'When you know it, you know it'. Ketika si laki-laki akan bilang bahwa dia akan coba dengan Renny, Renny mungkin tidak sempurna tapi kamu adalah pilihan yang paling bagus, dia akan bilang seperti itu.

Tapi kita juga ngga bisa gitu terus, seperti dikatakan Taufik, harus ada time limit-nya karena kamu ngga bisa begitu (menunggu) terus. Lihat saja, apakah dia memang punya niat yang serius, itu nanti akan terlihat dari pembicaraan dan dari chemistry-nya yang paling penting. Lihat dulu, si laki-laki ini ada usahanya atau ngga.

Tapi kalau ngga juga, ya udah tinggalin aja. Kalau memang ternyata ngga (ada usaha untuk berkomitmen), gantian Renny, kamu cari karir yang lebih bagus lebih daripada karir dia.

 

Tanya Pria di Ruang Vemale

Well, demikian jawaban perdana The Brocasters soal jawaban pertanyaan kamu, Ladies, Kamu yang mau bertanya soal masalah soal cinta dari sudut pandang pria silakan sampaikan ke forum kami di Ruang Vemale dengan Tag 'Tanya Pria'. Lima pertanyaan terbaik akan dijawab langsung oleh para The Brocasters.

Nantinya mereka juga akan menjadi konsultan kamu soal semua sudut pandang pria mengenai perempuan di forum kami. Yuk, siapkan diri berinteraksi dengan keempat pria MC tampan ini.

(vem/zzu)