Kecelakaan & Masuk Jurang, Cara Bertahan Hidup Cewek Ini Mengharukan

Fimela19 Jul 2018, 15:00 WIB
ilustrasi copyright pexels.com/Pixabay

Mengalami kecelakaan tentu menjadi moment yang begitu menakutkan buat siapa saja. Karena kecelakaan, seseorang bahkan bisa mengalami trauma berkepanjangan. Ini juga bisa membuat kondisi fisik maupun mental down. Apalagi, jika saat menjadi korban kecelakaan tidak segera ada pertolongan. Seperti yang dialami seorang wanita bernama Angela Hernandez, 23 tahun asal Portland Oregon ini.

Melansir dari laman independent.co.uk, beberapa waktu lalu Angela mengalami kecelakaan. Mobil jeep yang dikendarainya hilang kendali dan jatuh terperosok ke dalam jurang yang langsung mengarah laut. Tinggi jurang di mana ia terjatuh bahkan mencapai 200 kaki atau setara dengan 60 meter.

Jurang di mana Angela kecelakaan/copyright independent.co.uk

Meski terjatuh di dalam jurang, Tuhan menyelamatkan nyawa Angela. 7 hari terjebak di dalam mobil di jurang, Angela ditemukan selamat walau kondisinya cukup mengenaskan.

Saat mengalami kecelakaan ini, tidak ada orang yang mengetahuinya. Akibatnya, Angela tidak segera mendapatkan pertolongan. Baru setelah sang kakak melaporkan hilangnya Angela ke pihak berwajib, pencarian pun segera dilanjutkan.

Kabar mengenai hilangnya Angela juga tersebar luas. Ia pun kemudian ditemukan oleh para pendaki yang secara kebetulan melintas di daerah di mana Angela mengalami kecelakaan. Setelah 7 hari, Angela akhirnya dievakuasi.

Kondisi Angela dan mobilnya karena kecelakaan/copyright independent.co.uk

Untuk bertahan hidup, rupanya Angela memanfaatkan air radiator yang tersimpan di mobilnya. Wanita muda ini memanfaatkan air yang tersisa untuk mengisi energinya dan bertahan hidup selepas kecelakaan. Beruntung, ia bisa ditemukan tepat waktu. Saat berhasil ditemukan, Angela langsung dibawa ke rumah sakit setempat dan mendapat perawatan intensif.

Apa yang dialami Angela sungguh mengharukan dan miris ya ladies. Semoga kondisi terus membaik. Kita semua tentu berharap kejadian seperti ini tak pernah terjadi lagi.



(vem/mim)