Memperbaiki Keadaan Setelah Perselingkuhan, Perhatikan 5 Langkahnya

Endah Wijayanti14 Des 2018, 10:38 WIB
memperbaiki keadaan

Fimela.com, Jakarta Perselingkuhan bisa membuat sebuah hubungan retak. Untuk memperbaikinya pun seringkali tidak mudah dan penuh dilema. Meski begitu bukan hal mustahil juga untuk bisa memperbaiki keadaan setelah perselingkuhan.

Allan & Barbara Pease dalam Why Men Want Sex and Women Need Love menyebutkan bahwa tantangan terbesar bagi mereka yang ingin memperbaiki masalah dan menghidupkan kembali hubungan adalah dengan meninggalkan apa yang sudah hancur dan membangun sebuah hubungan baru yang lebih baik daripada sebelumnya dengan pasangan mereka. Memperbaiki hubungan yang sudah retak atau hancur jelas tidak mudah. Namun, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki keadaan.

1. Berkomunikasi Tanpa Saling Menyalahkan

Luangkan waktu khusus untuk bicara berdua. Utarakan semua hal yang mengganjal di hati. Luapkan kekesalan yang mungkin ada di dalam hati kita. Namun, usahakan untuk tidak saling menyalahkan. Saling menyalahkan hanya akan jadi pendekatan negatif yang malah akan menambah masalah baru.

2. Terima Masa Berduka

Hubungan yang akan dijalani ke depannya tak akan sama lagi. Hal ini perlu kita terima. Terimalah masa berduka. Jika merasa perlu meluapkan kesedihan, lepaskan saja semua emosi negatif yang ada di dalam dada.

3. Membuat Daftar Hal-Hal yang Perlu Diubah

Saatnya membuat komitmen baru. Buat dafar soal hal-hal apa saja yang perlu diubah dan diperbaiki. Seperti kebiasaan dan rutinitas serta berbagai hal baru yang perlu dikompromikan. Mungkin akan ada kesan sedikit menekan atau membatasi. Tapi sebenarnya dengan cara ini jadi bisa membuka lembaran yang baru.

4. Berbaiklah pada Diri Sendiri

Ketika kita menjadi korban perselingkuhan, mungkin akan timbul rasa rendah diri atau krisis percaya diri. Hal ini bisa membuat keadaan kita makin terpuruk dan tersiksa sendiri. So, cobalah untuk berbaik pada diri sendiri. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang kita suka dan bisa memberi kita rasa bahagia.

5. Jangan Buat Keputusan Gegabah

Saat situasi masih penuh kesedihan atau amarah, jangan buru-buru membuat keputusan. Bila perlu ambil jeda untuk berjarak selama beberapa waktu. Tenangkan hati dan pikiran sebelum kembali melanjutkan hubungan. Saat hati sudah tenang, pikiran lebih jernih untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Tak semua keadaan dan hubungan bisa kembali baik setelah perselingkuhan. Bakal ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipikirkan. Butuh keberanian dan komitmen yang kuat untuk memperbaiki ikatan yang pernah terlepas.