Berkunjung Ke Osaka, Jangan Lupa Melihat Pameran Fotografi Karya Anak Indonesia

Anisha Saktian Putri19 Des 2018, 17:00 WIB
Adi Putra

Fimela.com, Jakarta Bila berkunjung ke Osaka, Jepang jangan lupa untuk mampir ke Daibiru Building. Di sana sahabat Fimela akan melihat karya-karya fotografi bernilai seni tinggi yang dipajang di sana.

Saat memasuki tempat tersebut, matamu pun langsung dimanjakan dengan karya-karya fotografi menakjubkan. Karya-karya luar biasa tersebut dibuat dengan ukuran yang besar dan pastinya akan mengundang decak kagum.

Nah, ternyata karya-karya fotografi tersebut, buah karya fotografer asal Indonesia bernama Adi Putra. Namanya, terpanpang jelas di keterangan foto-foto karyanya tersebut, serta tertulis kata Indonesia sebagai asal negara dari fotografer tersebut.

Karya-karya Adi Putra diminta dipamerkan oleh Daibiru Corporation, sebuah perusahaan terkemuka di Jepang, di dua gedung milik Daibiru Corporation, yaitu Daibiru Honkan dan Nakanoshima Daibiru, setelah Adi mendapat 4 penghargaan di ajang Unknown Asia Art Exchange 2018 Osaka, Jepang pada September 2018 lalu.

Unknown Asia Art Exchange sendiri adalah pameran karya seni yang diikuti para seniman dari berbagai negara. Pada pameran tersebut, karya-karya Adi mengundang perhatian dari pengunjung dan para juri. Adi pun berhasil mendapat empat penghargaan, yaitu Judges Prize, 2 Reviewer Prize dan Sponsor Prize.

Berawal dari prestasi itulah, kemudian karya Adi Putra diminta dipamerkan di dua gedung milik Daibiru Corporation, yakni di Daibiru Honkan dan satu lagi di Nakanoshima Daibiru di mana dua lokasi gedung tersebut bersebelahan. Karya-karya Adi Putra dipamerkan di gedung tersebut mulai 19 November hingga 28 Desember 2018.

"Tidak meyangka karya saya bisa dihargai sedemikian rupa di Jepang," ucap Adi Putra yang lulusan University of Southern California jurusan Cinematic arts-Film Production ini.

Pengambilan gambar

Adi Putra
Adi Putra

Karya-karya fotografi Adi Putra yang pengambilan gambarnya dilakukan di Amerika, Jepang, Hongkong dan Indonesia itu, dicetak di kanvas berukuran 7 meter x 4 meter lalu dipajang di lobi Daibiru Building. Para pengunjung yang datang ke Daibiru Building tersebut dengan mudah menikmati karya-karya Adi.

Sebuah majalah fotografi Aperture menilai karya-karya Adi memiliki nyawa dan ada kekuatan spiritual dalam setiap karyanya. Majalah tersebut juga tertarik mengapa Adi kerap mengangkat perempuan dalam karyanya.Bagi Adi Putra, menjadikan perempuan sebagai objek tersebut memiliki banyak makna. Salah satunya untuk mengeksplorasi kreativitasnya dari sisi feminisme.

"Saya menggunakan fotografi sebagai alat eksplorasi diri. Saya tertarik untuk mengeksplorasi kreativitas saya dari sisi feminin dan saya ingin gambar yang dibuat untuk mencerminkan itu," tutur Adi Putra.

Namun, sebenarnya Adi juga kerap menjadikan alam pun sebagai objek kreativitasnya. "Ini tidak berarti saya hanya mengambil foto seorang wanita. Umumnya subjek saya kebanyakan manusia dan alam karena saya sangat tertarik dengan energi spiritual yang mereka miliki dan hubungan di antara mereka," imbuhnya.

Karya-karya Adi Putra yang dipamerkan di Jepang kembali mengangkat dunia fotografi Indonesia di mata internasional, mengakat nama Indonesia dalam dunia seni. Tentu bikin bangga ya sahabat Fimela

Lanjutkan Membaca ↓