Sejarah Cendol, Minuman Menyegarkan Khas Indonesia

Mimi Rohmitriasih20 Des 2018, 12:18 WIB
Cendol

Fimela.com, Jakarta Sejak beberapa waktu terakhir, minuman bernama cendol ini trus menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Ini tak lepas dari ditetapkannya cendol sebagai satu dari 50 makanan penutup atau dessert paling lezat di dunia. Situs CNN Travel menyebutkan jika cendol yang lezat ini berasal dari Singapura.

Lantas, benarkah cendol berasal dari Singapura? Melansir dari laman wikipedia.com, cendol sendiri adalah minuman yang bisa ditemukan di hampir seluruh negara di kawasan Asia Tenggara. Cendol menjadi minuman yang bisa disantap saat masih hangat maupun ketika dingin dengan campuran es serut.

Di Indonesia sendiri, cendol sudah dikenal sejak lama sebagai minuman yang berasal dari Sunda tepatnya Bandung. Kata cendol diperkirakan berasal dari kata "Jendolan" yang merujuk pada bentuk cendol dan teksturnya yang khas saat diminum atau masuk ke dalam mulut.

Cendol atau Dawet Menjadi Minuman Penting Adat Jawa

Cendol
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Beberapa menyebut bahwa cendol adalah turunan dari minuman khas Jawa Tengah yakni dawet. Cendol dan dawet sendiri adalah minuman yang penyajiannya sama namun ada perbedaan mendasar di keduanya. Perbedaan tersebut terletak pada bahan dasar untuk membuatnya. Cendol umumnya terbuat dari tepung hunkwe sedangkan dawet terbuat dari bahan dasar tepung beras dan ketan.

Sedangkan untuk di beberapa negara lain seperti Thailand, Malaysia, Vietnam dan lainnya, cendol bisa terbuat dari tepung yang berbeda-beda. Tak hanya tepung humkwe, tepung beras dan ketan, beberapa orang membuat cendol dari tepung sagu. Untuk kuah, di semua daerah menggunakan kuah yang sama yakni kuah santan kelapa dengan pemanis gula jawa. Jika di Malaysia, gula yang digunakan adalah gula Malaka. Pun dengan cendol yang ada di Singapura.

Di Jawa sendiri, sejak lama cendol atau dawet menjadi minuman yang sering digunakan dalam serangkaian prosesi adat Jawa. Mulai dari acara pernikahan di mana ada prosesi adol dawet (jualan dawet) dan prosesi saat tingkepan atau acara tujuh bulanan usia kehamilan.

Terlepas di mana asal usul atau sejarah makanan cendol dan dawet, minuman ini tetap menjadi minuman idola bagi banyak orang. Rasanya yang khas dan menyegarkan juga harganya yang sangat murah, tak heran jika cendol akhirnya dinobatkan sebagai satu dari sekian banyak dessert terlezat di dunia.

Lanjutkan Membaca ↓