Jika Ingin Kurus, Jangan Lakukan Hal Ini di Malam Hari

Anisha Saktian Putri08 Jan 2019, 17:00 WIB
Ilustrasi diet

Fimela.com, Jakarta Penelitian terbaru mengatakan, bahwa lemak pada perut memiliki hubungan dengan kortisol, hormon yang dikeluarkan tubuh saat mengalami stres.

Tingkat kortisol yang tinggi tersebut dapat meningkatankan kadar lemak pada perut, alhasil kita pun mengalami kegemukan. Tapi tenang, sahabat Fimela dapat mengurangi tingkat kortisol tersebut dengan melakukan hal ini, dilansir dari Feed.

1. Kerja berlebihan

Penelitian baru menunjukkan bahwa seseorang yang bekerja lebih dari 48 jam seminggu ada kemungkinan akan mengalami stres hebat dan memicu mengonsumsi alkohol.

Konsumsi alkohol meningkatkan kortisol dan secara singkat bisa menyebabkan peningkatan lemak di perut. Untuk itu, ada baiknya mengurangi jam kerja dan mengindari alkohol.

2. Konsumsi kafein setelah pukul 18:00

Kafein dapat melipat gandakan tingkat kortisol, terutama jika dikonsumsi pada malam hari yang berujung pada terganggunya kualitas tidur seseorang.

Padahal, waktu tidur yang cukup sangat penting untuk mengurangi kadar hormon kortisol. Maka dari itu hindari kafein di malam hari bisa jadi cara ampuh untuk atasi masalah lemak di perut.

3. Melakukan kontak dengan teknologi

Sebuah penelitian di Kanada baru-baru ini menemukan bahwa mereka yang terus-menerus melakukan kontak dengan teknologi di siang hari ada kecenderungan mengalami stres lebih tinggi daripada mereka yang mengambil waktu untuk istirahat.

Mengalami stres berat sama artinya dengan lebih banyak lemak di perut. Jadi, jika ingin mengurangi lemak di perut, perbanyaklah istirahat dan jauhkan diri dari perangkat teknologimu.

Lanjutkan Membaca ↓