#KataIbuku Ungkapan Kasih Ibu Kepada Anak

Ayu Puji Lestari08 Jan 2019, 14:45 WIB
Kata Ibuku

Fimela.com, Jakarta Dalam perjalanan hidup kita, apa yang Sahabat Fimela ingat dari nasihat Ibu? Memperingati Hari Ibu, Desember lalu Fimela.com dan Liputan6.com menggelar lomba untuk membagikan momen kedekatanmu bersama ibu. Dari banyaknya peserta dipilih 7 pemenang. 2 pemenang memperoleh hadiah Smartphone G3, 2 pemenang mendapat bingkisan dari The Body Shop dan 3 pemenang lain mendapat voucher belanja masing-masing 500 ribu. Pengumuman pemenang dapat Sahabat Fimela lihat di sini.

Berikut ini adalah beberapa nasihat ibu dari Sahabat Fimela kirim dalam lomba #KataIbuku.

Tak perlu memiliki banyak untuk berbagi cukup punya hati yang ingin memberi - @yolandha.tabitha

View this post on Instagram

Di besarkan oleh sosok sederhana yang tak pernah lelah untuk mendukung setiap langkah ku. Menjadi sandaran di tiap letih ku dan tempat ku mengadu di kala muram. Inspirasi ku untuk selalu menjadi yang terbaik selalu datang dari nya. “Tak perlu memiliki banyak untuk berbagi cukup punya hati yang ingin memberi” Pesan yang selalu di senandungkan oleh nya dan menjadi motto hidup ku. Dari kesederhanaan aku di besarkan dan dari ketulusan aku di didik. Kami berjuang bersama sampai titik ini Tiap tetes air mata Peluh perjuangan dan ikhtiar di setiap doa dari dia lah ,aku ada di sini. Dan sampai selama nya akan selalu ada di hati di tempat yang tak pernah tergantikan oleh siapapun IBU @liputan6 @fimeladotcom • • • • #selamathariibu #kataibuku #ibu #happymothersday #indovidgram #ivgstory #ots7sayangibu #akusayangibu

A post shared by #ladytraveldiary (@yolanda.tabitha) on

Di besarkan oleh sosok sederhana yang tak pernah lelah untuk mendukung setiap langkah ku.

Menjadi sandaran di tiap letih ku dan tempat ku mengadu di kala muram. Inspirasiku untuk selalu menjadi yang terbaik selalu datang dari nya.

“Tak perlu memiliki banyak untuk berbagi cukup punya hati yang ingin memberi”

Pesan yang selalu disenandungkan oleh nya dan menjadi motto hidupku.

Dari kesederhanaan aku dibesarkan dan dari ketulusan aku di didik. Kami berjuang bersama sampai titik ini.

Tiap tetes air mata. Peluh perjuangan dan ikhtiar di setiap doa dari dialah, aku ada di sini.

Dan sampai selama nya akan selalu ada di hatidi tempat yang tak pernah tergantikan oleh siapapun

IBU

Jadilah seperti kayu bakar ini, yang bermanfaat untuk orang lain meski dia harus terbakar hangus - @superlehok

View this post on Instagram

Ibu adalah segalanya bagiku. Dia guru sekaligus motivator terbaikku. Meski Beliau hanya orang desa yang sehari harinya menjadi pencari kayu bakar untuk dijual, beliau tetap hebat karena mampu menjadikan aku seorang sarjana dan aku mampu menggapai cita-citaku, MENJADI GURU. . Pesan Ibuku yang paling membuatku tetap semangat adalah "Kita boleh susah, tapi jangan sampai berhenti dan patah harapan. Orang hidup itu boleh miskin harta, tapi jangan sampai miskin iman dan ilmu pengetahuan. Selagi kamu bisa, belajarlah tentang dunia tanpa melupakan agama. Bahkan dari hal sederhana seperti kayu bakar inipun kamu bisa mencapai cita-citamu dan membahagiakan dan membanggakan orang orang yang kamu cintai. Jadilah seperti kayu bakar ini, yang bermanfaat untuk orang lain meski dia harus terbakar hangus". . . Itulah pesan ibu yang selalu terngiang dalam benakku kapanpun dan dimanapun. Ibuku memang yang terbaikkk...!!! @liputan6 @fimeladotcom #kataibuku

A post shared by superlehok (@superlehok) on

Kita boleh susah, tapi jangan sampai berhenti dan patah harapan. Orang hidup itu boleh miskin harta, tapi jangan sampai miskin iman dan ilmu pengetahuan. Selagi kamu bisa, belajarlah tentang dunia tanpa melupakan agama. Bahkan dari hal sederhana seperti kayu bakar inipun kamu bisa mencapai cita-citamu dan membahagiakan dan membanggakan orang orang yang kamu cintai. Jadilah seperti kayu bakar ini, yang bermanfaat untuk orang lain meski dia harus terbakar hangus.

Berusaha yang terbaik, ambil semua kesempatan yang bisa kamu ambil, dan berdoa - @oessella

View this post on Instagram

Perjalanan karirku dimulai dari diriku masih duduk dibangku sekolah dasar. Setiap weekend, disaat anak2 lain seumurku mungkin pergi jalan2 maupun bersantai dirumah, berbeda denganku. Aku selalu mengisi waktu weekendku dengan berkompetisi, lomba mewarnai dan menggambar. Beruntungnya aku memiliki mama yang selalu mendukung hobiku, bahkan mengarahkannya kearah yg lebih baik. Saat lulus sekolah dasar aku telah memiliki kurang lebih 200 penghargaan, tidak semua perlombaan yg aku ikuti menang, pasti ada kekalahan disetiap perlombaan, tapi dari kekalahan tersebutlah aku belajar menjadi lebih baik lagi. Saat masuk usia remaja aku mantap mengambil jurusan Desain Grafis, menimba ilmu, belajar dan berlatih. Mama memberitahu kepadaku bahwa sesama manusia kita harus saling memberikan manfaat kelingkungan sekitar. Akhirnya aku mencoba membagi ilmu dan pengalaman yang aku dapat kepada anak2 dengan memberikan les gambar dan mewarnai. Dan yg terpenting dari semua yg ak jalani selama ini, #kataibuku kepadaku “berusaha yang terbaik, ambil semua kesempatan yg bisa kamu ambil, dan berdoa” 3 kalimat itulah yg selalu dibilang mama kepadaku hingga saat ini. Aku tidak akan seperti sekarang jika tanpa nasihat, bimbingan dan doa dari mamaku. Aku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan yg telah memberikan mama yg sangat luar biasa untukku. Foto diatas merupakan salah satu moment terbaikku bersama mama, tahun ini salah satu resolusiku tercapai, yaitu mengajak mama jalan2 ke luar negeri dengan usahaku sendiri. @fimeladotcom @liputan6

A post shared by 𝗢 𝗘 𝗦 𝗦 𝗘 𝗟 𝗟 𝗔 (@oessella) on

Well, terima kasih untuk semua Sahabat Fimela yang mengirim foto dan video dan berbagi cerita tentang #KataIbuku. Sampai jumpa di lomba berikutnya ya.

Lanjutkan Membaca ↓