Filosofi Mie sebagai Makanan Khas Imlek, Panjang Umur hingga Rezeki Tak Terputus

Febi Anindya Kirana18 Jan 2019, 16:45 WIB
mie

Fimela.com, Jakarta Mie mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari banyak orang Indonesia. Makanan yang memang dibawa dan diperkenalkan oleh budaya Tionghoa ini sudah dikenal lama dan bahkan sangat mudah ditemukan di mana saja.

Namun tahukah bahwa ternyata mie juga menjadi sajian penting saat merayakan Imlek? Mie merupakan makanan khas Imlek yang memiliki makna mendalam. Dilansir dari China Highlights, mie adalah simbol panjang umur. Alasan ini muncul tak lain karena bentuk mie yang panjang.

Mie juga bisa dilambangkan sebagai kebahagiaan dan rezeki yang tidak terputus. Mie saat Imlek bisa dimasak menjadi berbagai menu, namun yang paling umum adalah dimasak berkuah. Ini bertujuan untuk memudahkan orang yang memakannya. Karena secara tradisional, ada cara makan mie yang ditentukan oleh orang Tiongkok.

Saat makan mie, disarankan untuk menyeruput hingga semua bagian mie masuk ke mulut, jangan memutus atau menggigit mie ketika masuk ke mulut karena bisa memutus keberuntungan dan makna yang seharusnya dibawa mie itu sendiri.

Jadi, jika ada sajian mie saat Imlek, jangan heran. Karena ternyata mie memiliki makna filosofis baik yang tak dapat dilepaskan dari tradisi rakyat Tionghoa.