Sesedih Apapun Pria, Baginya Terlalu Gengsi Mengeluarkan Air Mata

Mimi Rohmitriasih24 Jan 2019, 06:45 WIB
Sedih

Fimela.com, Jakarta Menangis atau mengeluarkan air mata saat sedih tentu menjadi hal biasa bagi banyak perempuan. Ada masalah sedikit menangis, hatinya patah hati dilampiaskan dengan menangis, dikecewakan pasangan menangis. Ya, menangis telah menjadi hal biasa bagi banyak perempuan. Bukannya karena lemah, perempuan yang menangis justru memiliki perasaan yang sangat lembut.

Berbeda halnya dengan perempuan, saat dikecewakan, patah hati dan sangat sedih, tidak banyak pria yang menangis secara terang-terangan di hadapan pasangannya. Umumnya, pria sangat gengsi buat mengeluarkan air matanya. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Bagi sebagian besar pria, menangis dan mengeluarkan air mata akan membuatnya terlihat lemah. Padahal, pria adalah pribadi yang sangat gengsi dicap lemah. Sesedih apapun kehidupan yang ia rasakan, ia akan berusaha terlihat kuat, biasa saja bahkan bahagia. Dibandingkan harus dicap sebagai pria lemah dan cengeng, banyak pria yang akan menahan kesedihannya. Sebisa mungkin ia juga akan menahan air matanya agar tak tumpah.

Ketika akhirnya ia menyerah, beberapa pria akan menangis dan mengeluarkan air matanya. Ini bukan karena ia lemah, tapi beberapa pria memang terlahir dengan perasaan cukup sensitif dan penyayang. Pria yang menangis di hadapan pasangannya menunjukkan bahwa ia telah percaya sepenuhnya ke pasangan. Pria ini juga memiliki cinta besar serta tulus ke pasangan.

Saat seorang pria sudah nyaman dengan pasangan atau keluarganya, baginya tak ada lagi gengsi untuk mengeluarkan air matanya. Meski begitu tetap, pria hanya akan menangis di momen-momen tertentu. Momen itu bisa momen yang sangat menyedihkan dan momen yang membuatnya sangat bahagia juga terharu.