Manusia Hanya Bisa Merencanakan tapi Tetap Tuhan yang Menentukan

Endah Wijayanti23 Jan 2019, 16:15 WIB
tuhan merencanakan

Fimela.com, Jakarta Apapun mimpi dan harapanmu tidak seharusnya ada yang menghalanginya karena setiap perempuan itu istimewa. Kita pun pasti punya impian atau target-target yang ingin dicapai di tahun yang baru ini. Seperti kisah Sahabat Fimela ini yang kisahnya ditulis untuk mengikuti Lomba My Goal Matters: Ceritakan Mimpi dan Harapanmu di Tahun yang Baru.

***

Oleh: Endah Lailatul Mu'arofah - Mojokerto

Selamat datang tahun 2019! Hidup lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya sudah pasti diharapkan oleh semua orang. Terkadang kita punya banyak impian di mana impian tersebut terdengar tidak masuk akal untuk terwujud. Di tahun 2019 ini aku ingin mendapat kesempatan untuk membuktikan kalau aku tetap bisa sukses dan punya karir yang bagus. Aku sudah apply banyak lowongan di perusahaan-perusahaan besar dan sering mengikuti seleksi rekrutmen. Tapi nasib bagus masih belum berpihak padaku, aku tidak lolos walaupun sudah mengikuti beberapa tahap dalam seleksi tersebut. Banyak yang berusaha mematahkan semangatku, mereka bilang tidak akan lolos kalau tidak punya koneksi orang besar yang memiliki pengaruh dalam perusahaan tersebut.

Aku akan terus berusaha walaupun berkali-kali gagal. Akan aku habiskan kegagalan-kegagalan itu hingga menemukan keberhasilan. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, aku akan lebih fokus padda diriku sendiri seperti meningkatkan kompetensi dan terus mengasah skills. Semoga kegagalan di tahun 2018 bisa memberikan pengalaman menjadi yang lebih baik hingga harapan tersebut tercapai di tahun 2019 ini. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman, aku yakin tahun 2019 bisa mewujudkannya. Harapanku diterima di tempat kerja yang lebih baik dari sekarang, memiliki karier yang bagus, menjadi pegawai profesional yang memiliki kontribusi besar terhadap perusahaan akan tercapai di tahun 2019.

 

resolusi
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@mentatdgt-330508

Bukan berarti aku tidak bersyukur dengan pekerjaanku saat ini, tapi aku punya hak untuk mendapatkan yang lebih baik. Aku ingin lebih berkembang dan memiliki wawasan yang lebih luas, alasan itulah yang membuatku ingin resign di 2019. Aku juga berusaha meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisku. Tahun 2019 ini aku punya target lancar bahasa Inggris secara aktif. Aku harus konsisten dalam meluangkan waktu untuk belajar bahasa inggris setiap hari. Aku akan menempel sticky note untuk kosakata baru yang belum dihafal.

Sebagai seorang wanita, aku juga ingin mempunyai keahlian dalam memasak. Tidak cukup dengan belajar memasak lewat buku resep masakan nusantara di buku yang aku beli online waktu itu. Aku harus belajar banyak dengan ibu supaya cita rasa masakanku benar-benar maknyuss. Aku memiliki target untuk bisa menguasasi minimal 20 resep masakan di tahun 2019 ini. Tiap akhir pekan yang kosong akan aku manfaatkan untuk berguru memasak sama ibu, semoga tercapai.

Aku juga ingin mahir menyetir mobil. Di akhir tahun 2018, aku sudah mencoba belajar menyetir menggunakan mobil matic dan mobil manual. Tapi masih jauh dari kata mahir, masih harus dengan pendampingan. Walaupun hanya dengan mobil matic, aku berharap tahun 2019 ini bisa lancar menyetir.

Semua harapan ini tidak akan terwujud tanpa campur tangan Tuhan. Oleh karena itu aku sadar aku akan berusaha dan berdoa semampuku, sisanya biar Tuhan yang atur. Manusia hanya bisa merencanakan tapi tetap Tuhan yang menentukan.