Mengubah Pola Diet Dapat Membantu Meningkatkan Suasana Hati

Annissa Wulan25 Jan 2019, 11:30 WIB
Ilustrasi bahagia

Fimela.com, Jakarta Suasana hati tidak hanya tentang perasaan senang dan sedih, namun juga kesehatan tubuh. Nutrisi, olahraga, dan meditasi yang tepat memainkan peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan mental seseorang.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa orang-orang yang hobi makan makanan, seperti gorengan, daging olahan, permen, makanan olahan susu berlemak tinggi, dan sereal olahan lebih mungkin mengalami gejala depresi. Sedangkan orang-orang yang melakukan diet makanan sehat mengonsumsi buah-buahan, sayuran, ikan, dan non daging olahan memiliki kesehatan tubuh dan mental yang lebih sehat.

Dilansir dari blackamericaweb.com, Jumat (25/1/2019), depresi atau suasana hati yang buruk seringkali dikaitkan dengan ketidakseimbangan kimia di otak yang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk stres, obat-obatan, dan pola diet yang buruk.

Ketidakseimbangan ini dapat memicu reaksi di otak yang menyebabkan perubahan kadar hormon dan memicu perasaan sedih, ketidakmampuan untuk fokus, lesu, dan gejala lainnya. Para peneliti di Universitas Harvard mencatat bahwa depresi sering dikaitkan dengan beberapa faktor, seperti tekanan, masalah medis, pengaturan suasana hati yang salah oleh otak, kerentanan genetik, dan hal lain dipengaruhi oleh asupan makanan.

 

Mengatur pola diet memiliki pengaruh terhadap suasana hati

Ilustrasi bahagia
Ilustrasi bahagia. Sumber foto: pexels.com/Bruce Mars.

Menghilangkan makanan yang buruk dan menambahkan nutrisi yang tepat ke dalam diet dapat membantu mengubah suasana hati. Makanan olahan dan tinggi gula dapat meningkatkan penyimpanan lemak dan kadar gula dalam darah.

Otak yang terdiri dari 80% lemak dan dapat menyimpan racun dari makanan yang dikonsumsi menjadi kurang efisien dan memperlambat pesan neurologis untuk memicu perubahan suasana hati. Minum terlalu banyak alkohol dan kafein juga bisa membuat kamu rentan terhadap kecemasan, rasa panik, dan depresi.

Alkohol dan kafein juga dapat menurunkan kadar serotonin yang membantu mengatur nafsu makan dan suasana hati. Inilah pentingnya mengonsumsi makanan yang tepat.

Vitamin B 12 dapat ditemukan pada ayam, ikan, bayam, dan lentil. Vitamin B 12 mengambil peranan penting dalam diet karena dapat membantu menyeimbangkan suasana hati dan mencegah depresi.

Sedangkan Vitamin D dapat membantu menghasilkan serotonin dalam tubuh, mencegah gangguan suasana hati. Selain itu, ada selenium yang bisa ditemukan dalam kacang juga dapat membantu mencegah depresi.

Usus yang sehat adalah kuncinya. Probiotik yang baik membantu menghasilkan mikroorganisme yang menghasilkan neurokimiawi, yang berperan dalam suasana hati dan fungsi neurologis.

Lanjutkan Membaca ↓