Kapan Terakhir Kali Kita Meluangkan Waktu untuk Rehat?

Endah Wijayanti30 Jan 2019, 16:45 WIB
rehat

Fimela.com, Jakarta Semakin bertambah usia, semakin berat tanggung jawab yang ada. Hidup yang kita jalani saat ini tak seramah dulu lagi. Saat akhirnya kita harus berdiri di atas kaki sendiri dan berjuang untuk hidup yang lebih baik, kerja keras tanpa istirahat jadi kondisi yang tak bisa dihindari.

Tapi masih ingatkah kapan terakhir kali kita rehat? Saking sibuknya dengan berbagai hal, kita sampai lupa bahwa tubuh dan pikiran kita juga punya hak untuk istirahat. Karena banyak sekali pekerjaan yang harus dikerjakan, kita tak sempat meluangkan waktu khusus untuk mengistirahatkan diri. Kerja keras boleh. Berusaha untuk mendapatkan hidup yang lebih baik silakan saja. Namun, ada baiknya untuk tetap menjaga kondisi tubuh dan pikiran kita.

Rehat Bisa Menjernihkan Pikiran

Apakah akhir-akhir ini kita gampang marah-marah? Mudah sekali tersinggung dan tersulut emosi? Bisa jadi selama ini pikiran kita sudah kelebihan muatan. Ada banyak hal yang menumpuk di dalam otak kita. Sampai sulit untuk menjernihkan pikiran kembali.

Coba luangkan waktu khusus untuk rehat. Istirahat dan rilekskan tubuh serta pikiran. Ciptakan kembali ruang yang lebih lapang di dalam pikiran kita. Agar setelah itu, kita bisa lebih mudah membagi dan mengatur prioritas hidup jadi lebih baik.

Rehat Membantu Kita Mengembalikan Semangat Hidup

Ada saatnya kita sudah ingin menyerah saja. Ada masa-masa di mana kita ingin berhenti dan tak melanjutkan apa yang sudah kita mulai. Tapi mungkin di sini yang paling kita butuhkan adalah rehat sebentar. Mengistirahatkan tubuh dan pikiran nantinya bisa membantu kita mengembalikan semangat hidup yang mungkin sempat hilang.

Rehat Bisa Menghalau Rasa Galau

Menghabiskan waktu sendiri bisa membuat kita lebih banyak bersyukur. Kita dibuat kembali bersyukur bahwa masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan sendiri. Kita masih bertahan sampai sejauh ini. Meski dulu pernah patah hati dan terluka sampai diselimuti rasa galau dalam waktu yang cukup lama, kini dengan mengizinkan diri untuk rehat sejenak, kita bisa lebih mudah berdamai dengan keadaan. Nggak ada lagi yang namanya rasa galau. Nggak ada lagi yang namanya meratapi nasib berlebihan.

Rehat Itu Juga Termasuk Kebutuhan

Jika tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda terlalu lelah, ambil waktu untuk istirahat. Saat pikiran terasa sudah begitu penuh dan jenuh, bebaskan dengan mengambil jeda sebentar. Rehat itu juga termasuk dalam kebutuhan kita. Jadi, menjadwalkan waktu khusus untuk beristirahat juga perlu.

Jadi, kapan terakhir kali kita rehat dan beristirahat sejenak? Jangan sampai kesehatan kita dikorbankan karena lupa istirahat, ya.