Menjaga Kesehatan dengan Menu Sehat Ala Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting

Anisha Saktian Putri31 Jan 2019, 08:25 WIB
Bulutangkis Indonesia Peduli

Fimela.com, Jakarta Sebagai seorang atlet, dua pebulutangkis tunggal putra, Jonatan Christie Dan Anthony Sinisuka Ginting tentu sangat menjaga pola makannya agar tetap sehat dan berenergi.

Nah penasaran bagaimana menu makanan kedua pebulutangkis andalan Indonesia ini? Jonathan Christie atau yang sering disapa Jojo ini mengatakan setiap pagi ia memilih sarapan dengan sereal atau roti.

Sedangkan untuk siang hari, ia memilih nasi merah yang dicampur nasi putih, lengkap dengan lauk pauk yang bergizi.

“Nasi merah yang dicampur nasi putih itu kira-kira 150-200 gram perhari. Memang cukup banyak karena untuk cadangan hingga sore,” ujarnya saat ditemui dalam acara “Good to Go Indomilk” di Jakarta, Rabu (30/1).

Untuk malam hari, Jojo memilih untuk mengurangi konsumsi nasi. Biasanya ia menggantinya dengan salad, smoothie, atau susu multisereal seperti Good to Go, yang memiliki vitamin B1, B2, serta B6. Good to Go ini terbuat dari susu segar, oat, beras merah, malt, dan gandum.

“Makan ngga boleh asal kenyang tapi harus bergizi juga, selain itu istirahat yang cukup juga penting untuk menjaga kesehatan,” tambahnya.

"Harus diperhatikan gizinya. Terkadang kan memang ingin praktis, gampang. Tetapi perlu pilih-pilih yang tepat dan bergizi. Harus diperhatikan komposisi," tutur dia.

Anthony Sinisuka Ginting

Anthony Sinisuka Ginting, BWF World Tour Finals 2018
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir dari BWF World Rour Finals 2018, Jumat (14/12/2018). (PBSI)

Sedangkan, Anthony Sinisuka Ginting atau yang akrab disapa Ginting memilih sarapan sereal atau buah potong.

“Kalo sarapan nggak terlalu makan banyak karena kan langsung latihan jadi takut perut sakit,” ujar Brandambassador Good to Go Indomilk ini.

Untuk makan siang pun sama saja, namun porsinya cukup besar dibanding orang lain. Karena harus menyimpan energi untuk latihan hingga sore.

“Kalori pasti lebih banyak. Jadi memang harus seimbang kalori keluar dan masuk,” tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓