Dirimu Berhak Bahagia, Berhenti Berharap Padanya yang Tak Mencintamu

Mimi Rohmitriasih03 Feb 2019, 12:45 WIB
Galau

Fimela.com, Jakarta Jatuh cinta memang perkara yang unik. Ini merupakan perasaan yang tak bisa dijelaskan hanya dengan kata-kata. Cinta bisa hadir pada siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Cinta bahkan bisa membuat seseorang tak bisa berpikir logis hingga melupakan kebahagiaan sendiri.

Karena cinta, beberapa orang rela bertahan untuk mencintai orang yang salah, rela menyimpan cintanya untuk orang yang jelas-jelas tak memiliki perasaan yang sama dengannya, rela membuat dirinya merasakan sakit seorang diri dan bersikukuh menolak banyak cinta yang coba hadir di hidupnya padahal cinta ini menawarkan bahagia untuknya.

Mengenai cinta, kita boleh saja jatuh cinta pada seseorang dan mengedepankan perasaan. Tapi ingat, kita tak boleh menyakiti diri sendiri karena cinta yang tidak ditakdirkan untuk kita.

 

 

Galau
Ilustrasi/copyright pexels.com/Lucas Dutra

Saat mendapati orang yang kita suka dan cinta ternyata tidak mencintai kita, pastikan untuk mencoba mengubur cinta itu dalam-dalam atau sekedar melupakannya. Usahakan untuk mau berusaha menerima cinta baru yang coba menyapa kita dan menawarkan bahagia.

Jatuh cinta memang perkara yang tak bisa kita tebak juga rencanakan begitu saja. Hanya saja, kita juga perlu berpikir logis saat jatuh cinta. Akankah sosok yang kita cinta juga mencintai kita? Akankah cinta yang kita rasa membawa bahagia untuk kita atau justru mendatangkan luka mendalam?

Jatuh cinta boleh saja, hanya saja jangan sampai cinta itu membodohi kita. Dibandingkan mencintai, akan lebih baik jika kita dicintai. Perihal cinta, seharusnya ini membawa bahagia buat kita, bukan sebaliknya. Perihal cinta, kita berhak mendapatkan yang terbaik meski itu tak harus dengan mencintai melainkan dengan dicintai.

Buat dirimu yang sedang jatuh cinta namun yang dicintai tak memiliki perasaan sama, tak perlu sedih apalagi galau. Percayalah ada banyak cinta yang lebih indah darinya di luar sana.