Bisakah Uang Membeli Kebahagiaan? Kemungkinan Besar, Iya!

Febi Anindya Kirana04 Mar 2019, 13:36 WIB
bahagia

Fimela.com, Jakarta Orang bilang, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Buat apa banyak uang jika tak bahagia, begitu katanya. Tapi benarkah akan percaya begitu saja? Nyatanya, ada banyak hal yang bisa mempengaruhi kebahagiaan seseorang, dan sepertinya faktor uang, tak diragukan lagi, bisa menjadi penentu.

Sebuah analisis penelitian yang dilakukan oleh grup investasi Advisor Perspectives, menemukan bahwa uang mampu meningkatkan kepuasaan orang secara keseluruhan dalam menjalani hidup hingga titik tertentu. Hal ini tergantung seberapa besar biaya hidup dan penghasilan yang kita dapat.

Dikatakan pakar kebahagiaan Gretchen Rubin, bahwa uang adalah semacam pengukur kesehatan di mana jumlahnya yang sangat besar bisa mempengaruhi kita dalam banyak hal, terutama mengarah ke hal negatif. Ketika jumlahnya cukup, uang mampu meningkatkan kebahagiaan.

Dalam beberapa hal, harus diakui, uang memang menentukan tingkat kebahagiaan, misalnya saja ingin sesuatu, ketik ada uang kita tinggal beli saja, hal itu bisa mendatangkan kebahagiaan. Ketika sakit, jika tak punya uang, orang pasti kesulitan membeli obat. Hal-hal sederhana seperti itu. Seringkali uang juga menentukan ketenangan dan ketentraman hati akan masa depan.

Jadi, benarkah uang tak bisa membeli kebahagiaan? Pikirkan lagi, terutama jika dirimu berpikir uang tak ada sangkut pautnya dengan rasa bahagia.