4 Tantangan Terberat Perempuan yang Memilih Jadi Freelancer

Endah Wijayanti13 Mar 2019, 16:22 WIB
tantangan karier

Fimela.com, Jakarta Setiap pekerjaan atau karier yang dipilih selalu memberi tantangannya sendiri. Memilih karier sebagai freelancer pun bisa cukup menantang bagi perempuan. Di era seperti ini, karier freelancer pun bukan hal yang asing lagi. Malah sudah semakin banyak perempuan yang memilih jadi freelancer.

Ada yang bekerja sebagai penerjemah lepas (freelance translator), desainer lepas (freelance designer), penulis lepas (freelance writer), dan masih banyak lagi. Berbagai bidang pekerjaan menyediakan peluang untuk dikerjakan tanpa harus ngantor setiap hari. Meski mungkin kelihatannya pekerjaan sebagai freelancer menyenangkan karena tak terikat jam kantor atau harus pergi ke kantor, tapi ada tantangan yang harus siap dihadapi.

1. Susah membagi waktu dengan keluarga

Ketika sudah berkeluarga dan punya anak, kita harus lebih jeli dan pintar-pintar membagi waktu. Membagi waktu yang seimbang antara pekerjaan dan keluarga kadang bisa jadi hal yang menyulitkan. Menjalankan peran sebagai istri, ibu, dan seorang pekerja lepas butuh komitmen yang besar.

2. Sulitnya mendapatkan penghasilan yang stabil

Ada saat-saatnya bisa mendapat banyak proyek pekerjaan dalam satu bulan. Tapi kemudian di bulan berikutnya tak ada satu pun pekerjaan yang bisa dilakukan. Tantangan ini pastinya akan selalu dihadapi oleh para freelancer. Perlu lebih cermat juga dalam mengatur keuangan agar tidak kelimpungan bila ada kebutuhan mendadak. Rencana keungan pun perlu dibuat dengan benar-benar rapi.

3. Sering dianggap pengangguran

Hampir setiap hari lembur di rumah, tapi orang lain yang kurang paham dengan pekerjaan kita akan menganggap kita pengangguran. Tantangan ini bisa cukup bikin tertekan. Apalagi kalau dari keluarga tidak ada yang bisa memahami, mereka mungkin masih akan menyuruh kita melakukan berbagai pekerjaan rumah padahal ada deadline yang harus kita kejar.

4. Sulitnya mendapat bayaran yang sepadan dengan pekerjaan yang dilakukan

Dilansir dari thebusinesswomanmedia.com, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Association of American Universities menemukan bahwa perempuan mendapat penghasilan 15% lebih sedikit dibandingkan pria dengan kualifikasi yang sama di segala bidang pekerjaan termasuk freelance. Bila kita tak memiliki kemampuan negosiasi yang baik dan kualifikasi yang bagus, akan sulit untuk mendapatkan penghasilan yang sepadan dengan pekerjaan yang kita lakukan. Bagaimana pun kita juga berhak mendapatkan penghasilan sesuai dengan pekerjaan dan kualifikasi yang kita punya.

Terlepas dari tantangan dan hambatan yang ada, selama kita bisa enjoy melakukan pekerjaan kita dan bisa mendapatkan kesejahteraan yang kita butuhkan, jangan pernah menyerah ya. Tantangan akan selalu ada di setiap bidang pekerjaan yang kita pilih. Tapi selalu ada peluang dan kesempatan yang bisa kita manfaatkan untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.