Lebih Memerhatikan Anak, Hal yang Ternyata Bisa Merusak Pernikahan

Mimi Rohmitriasih19 Mar 2019, 10:15 WIB
Anak dan Ibu

Fimela.com, Jakarta Saat menikah, bisa dipastikan bahwa semua orang menginginkan pernikahan bahagia yang selalu langgeng selamanya. Saat menikah, banyak impian-impian yang dimiliki seseorang. Mulai dari bisa hidup bahagia, disayang suami, memiliki buah hati yang lucu, menggemaskan dan cerdas, disayang mertua dan hidup berkecukupan.

Namun kenyataannya, pernikahan tidak selalu mendatangkan bahagia. Ada banyak hal yang harus dipelajari lebih dalam bersama pasangan agar pernikahan yang dijalin selalu langgeng, tidak ada salah paham di dalamnya atau bahkan tidak berakhir di perceraian. Ada banyak hal kecil yang tak bisa disepelekan begitu saja karena hal sepele tersebut ternyata bisa merusak pernikahan.

Salah satu hal kecil dan sepele yang tak boleh diabaikan begitu saja adalah Sahabat Fimela terlalu memperhatikan anak lantas melupakan keberadaan suami. Melansir dari laman cosmopolitan.com, terlalu memerhatikan anak dan melupakan suami bisa menjadi momok tersendiri dalam pernikahan. Ini bahkan bisa merusak kebahagiaan dalam pernikahan.

Sayang dan memerhatikan anak adalah hal yang baik. Namun, jangan sampai rasa sayangmu ke anak berlebihan sehingga membuatmu lupa pada suami. Beberapa perempuan tidak sedikit yang ingin menjadi ibu terbaik buat anak-anaknya tapi lupa bagaimana menjadi istri terbaik buat suami. Dalam pernikahan dan setelah anak lahir, usahakan untuk tetap perhatian ke suami. Usahakan agar rasa cintamu tak berkurang ke suami meski telah lahir seorang anak.

Seimbangkan perhatianmu ke anak dan suami. Selelah apapun dirimu karena mengasuh anak, jangan sampai mengabaikan suami apalagi melunturkan perhatianmu padanya. Semoga kita semua dikaruniai pernikahan yang menyenangkan dan langgeng selamanya ya Sahabat Fimela. Semoga kita selalu bisa menjadi ibu dan istri terbaik di kehidupan rumah tangga kita.