5 Tips Nyaman Kembali Ngantor setelah Cuti Melahirkan

Endah Wijayanti24 Mar 2019, 08:25 WIB
Ilustrasi ibu bekerja

Fimela.com, Jakarta Setelah cuti melahirkan habis dan harus kembali bekerja di kantor, biasanya ada perasaan sedih tersendiri. Rasanya belum tega meninggalkan si kecil di rumah tapi tanggung jawab bekerja juga sudah kembali memanggil-manggil. Bahkan pada hari pertama kembali bekerja rasanya bisa sangat berat sekali.

Agar bisa kembali nyaman bekerja setelah cuti melahirkan habis, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Menjalani masa transisi memang tidak mudah. Kita akan dihadapkan pada hal-hal yang terasa tidak menyanngkan. Untuk mengatasinya, kita bisa coba melakukan tips-tips berikut ini.

1. Buat jurnal baru

Kita bisa menyiapkan buku baru sebagai jurnal harian kita. Di jurnal ini kita bisa menuliskan jadwal harian. Mulai dari urusan pekerjaan hingga merawat sang buah hati tercinta. Bila ada kebutuhan untuk pumping demi menyediakan ASI untuk si kecil setiap hari, buat jadwalnya sebaik mungkin. Menyesuaikan diri dengan ritme kantor mungkin akan terasa berat pada awalnya tapi kita masih punya kemampuan untuk kembali beradaptasi.

2. Pastikan si kecil berada di tangan yang tepat

Misal, saat kita bekerja ada orangtua kita yang bisa menjaga si kecil di rumah. Atau mungkin kita memerlukan jasa pengasuh untuk bisa mengasuh anak kita selagi kita bekerja. Agar kerja di kantor bisa tenang, kita perlu pastikan si kecil berada di tangan yang tepat. Sehingga kita tak perlu khawatir lagi soal kebutuhan makan dan istirahatnya setiap hari.

3. Komunikasikan dengan kolega atau rekan kerja

Kepada rekan kerja, kita bisa menceritakan kondisi kita. Pasti ada hal-hal yang berbeda antara saat kita masih belum memliki anak dan ketika sudah menjadi ibu. Setidaknya rekan kerja kita paham bahwa pada jam-jam tertentu kita perlu pumping ASI atau mengantarkan ASI ke anak setiap harinya. Rekan kerja yang suportif pasti bisa memahami hal ini dan akan membantu kita menemukan kenyamanan kembali saat bekerja.

4. Atur ekspekstasi

Mungkin ada hal-hal yang tak bisa kita kerjakan seperti sebelumnya. Misal, bila sebelumnya selalu menyanggupi kerja lembur, saat ini mungkin akan sulit untuk selalu kerja lembur karena ada anak yang tak bisa ditinggal seharian penuh. Bila ada outing kantor tapi pada saat bersamaan anak sedang sakit, kita mungkin perlu izin tidak mengikuti acara kantor tersebut. Perubahan dan penyesuaian harus dilakukan. Dan kita harus siap dengan semua kemungkinan tersebut.

Kembali ngantor setelah cuti melahirkan habis mungkin akan terasa berat. Tapi tetap semangat, ya. Semoga apapun yang dikerjakan saat ini bisa memberi lebih banyak kebaikan untuk kita semua.