Sukses

Food

5 Penyebab Minyak Berbusa Saat Dipakai Menggoreng

Fimela.com, Jakarta Menggoreng makanan merupkan salah satu teknik memasak yang sangat umum dilakukan siapa saja. Tapi terkadang saat menggoreng makanan kita sesekali mengalami minyak menjadi berbusa. Nah, bagi siapa pun yang punya hobi memasak di dapur, menggoreng masakan dengan minyak yang berbusa pasti bikin sebal.

Bukan hanya karena kita jadi susah untuk melihat makanan yang digoreng sudah cukup matang atau belum tapi juga membuat kita khawatir, apakah minyak yang berbusa itu bahaya atau tidak untuk tubuh. Bahkan tak jarang, minyak yang berbusa juga menyebabkan hasil masakan kurang maksimal dan warnanya kurang menarik.

Penyebab minyak goreng berbusa

Lalu apa yang menyebabkan minyak goreng berbusa? Minyak yang berbusa ini disebabkan oleh berbagai hal, antara lain adalah sebagai berikut.

1. Minyak Bekas

Alasan pertama adalah menggunakan minyak bekas. Kita kadang lupa, minyak goreng bekas habis dipakai untuk menggoreng apa, dan terkadang kita campurkan saja dengan minyak baru sehingga bisa digunakan lagi. Nah, ini bisa jadi sebab minyak jadi berbusa.

 

2. Minyak terlalu panas atau justru kurang panas

Tahukah kamu mengapa penting sekali menunggu minyak benar-benar panas sebelum menggoreng makanan? Karena ternyata jika dimasukkan sebelum minyak panas justru bisa menyebabkan minyak berbusa. Tapi jika menggoreng dengan minyak yang sangat panas ternyata juga bisa membuat makanan cepat gosong sekaligus membuat minyak menimbulkan busa. 

3. Kontaminasi minyak

Busa disebabkan oleh degradasi atau kontaminasi minyak, yang sering disebabkan oleh penggorengan dengan minyak pada suhu yang terlalu tinggi, penggunaan minyak yang berlebihan atau penggorengan dengan minyak berkualitas buruk yang terkontaminasi mengandung kotoran. Jadi sebisa mungkin gunakan minyak bersih dan baru.

4. Menggoreng telur

Pernah heran mengapa minyak jadi berbusa jika menggoreng telur? Itu karena kandungan putih telur yang menyebabkan minyak berbusa. Pembusaan terjadi karena udara terperangkap di dalam lapisan tipis albumen putih telur yang mengeras. Busa itu bahkan bisa melambung dan menutupi minyak di bawahnya selama terus dipanaskan. 

5. Kualitas minyak yang buruk

Jangan coba-coba mencampurkan dua jenis minyak dengan kualitas yang berbeda dalam satu wajan penggorengan untuk menggoreng makanan karena ada kemungkinan minyak akan berbusa. Misalnya kamu mencoba mencampurkan minyak sawit dan minyak kelapa untuk menggoreng tempe. Karena titik panasnya berbeda, maka akan timbul efek berbusa ketika dipanaskan.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Sahabat Fimela disarankan untuk selalu menggunakan minyak goreng baru jika ingin hasil masakan maksimal dan segar. Rasa masakan yang digoreng dengan minyak goreng baru akan terjaga kualitasnya. Jika ingin menggunakan minyak bekas, pastikan minyak itu masih layak digunakan dan tidak berbau serta jangan menyampurkan jenis minyak dengan kualitas berbeda. 

Selanjutnya pastikan untuk menggunakan suhu api yang pas. Suhu yang tak terlalu kecil dan tak terlalu besar akan sangat pas untuk mematangkan makanan dengan lebih merata. Suhu yang terlalu tinggi akan menyebabkan masakan jadi gosong dan tampilannya tidak menarik.

Nah, semoga tips memasak ini bermanfaat untukmu ya.

#Women for Women

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading