Dirimu Berhak Bahagia, Bercerai Kadang Lebih Baik dari Mempertahankan

Mimi Rohmitriasih21 Mar 2019, 11:14 WIB
Perceraian

Fimela.com, Jakarta Selama ini perceraian dianggap sebagai momen yang sangat menyakitkan dan memiliki banyak dampak buruk bagi diri sendiri, pasangan, anak maupun keluarga. Namun, jika perceraian dirasa sebagai hal yang lebih baik untuk dilakukan daripada dipertahankan, kenapa harus takut bercerai Sahabat Fimela?

Rasanya tidak ada orang yang ingin bercerai dengan pasangan setelah menikah. Namun, tidak ada yang bisa menolak jika memang seseorang harus bercerai dengan pasangan. Ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya perceraian. Hal tersebut mulai dari adanya kekerasan dalam rumah tangga, adanya pihak ketiga, ekonomi keluarga yang berantakan dan masih banyak lagi.

Jika Bercerai Membuatmu Lebih Bahagia, Tak Perlu Meratapinya

Melansir dari laman prevention.com, ketika masalah demi masalah terus terjadi dan konflik terus menghimpit, tidak jarang perceraian menjadi pilihan terbaik. Memang, rasa sakit hati, kecewa dan sedih mendalam akan dialami orang-orang yang bercerai. Namun, jika ini adalah jalan terbaik, perceraian justru menjadi jalan bagimu untuk menemukan kebahagiaan baru.

Penelitian yang dilakukan di Universitas London Kingsley menemukan jika perempuan akan merasa lebih bahagia, lebih lega dan percaya diri setelah lima tahun dari perceraiannya. Setelah bercerai, perempuan juga akan mempunyai banyak waktu untuk memegang penuh kendali atas dirinya sendiri juga anak-anaknya. Perempuan ini juga akan lebih bisa memahami dirinya sendiri.

Perceraian Membuat Seseorang Lebih Hati-hati dalam Menemukan Cinta Baru

Seseorang yang telah bercerai umumnya akan lebih hati-hati dan teliti dalam menemukan cinta baru. Setelah bercerai, seseorang juga akan lebih siap jika harus kecewa untuk kedua kalinya. Kesiapan psikologis perempuan yang telah bercerai dalam menemukan cinta baru akan lebih baik dari sebelum-sebelumnya.

Umumnya, orang yang pernah bercerai atau gagal membina rumah tangga akan menghindari pernikahan kedua karena takut mengalami kegagalan kedua. Padahal, para ahli menyarankan agar seseorang yang telah bercerai tak perlu takut menjalin hubungan baru. Di hubungan yang baru, seseorang bisa belajar untuk lebih baik dan membenahi kesalahan di pernikahan lama agar tak terjadi lagi di pernikahan baru.

Ketika perceraian justru menjadi pilihan terbaik, tak ada alasan untuk melakukannya Sahabat Fimela. Namun, jika pernikahan yang ada masih bisa diselamatkan dengan saling intropeksi, pastikan untuk menyelamatkan hubungan tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓