5 Tahap Pertama dari Perkencanan yang Bisa Berujung Jadian

Endah Wijayanti01 Apr 2019, 10:26 WIB
topik

Fimela.com, Jakarta Ketika mengenal seseorang dan kita mulai tertarik padanya, biasanya bahasa tubuh kita yang akan berbicara. Bahkan pada pengalaman kencan pertama kadang ada sinyal-sinyal ketertarikan yang tersampaikan tanpa kita sadari. Saat pria bertemu dengan calon pasangan, perempuan mengirim sinyal-sinyal perkencanan yang samar, meski sering kali tersembunyi.

Allan dan Barbara Pease dalam Kitab Bahasa Tubuh mengungkapkan bahwa perempuan cenderung memborbardir pria dengan sinyal-sinyal perkencanan pada beberapa menit pertama pertemuan. Pria mungkin keliru mengartikan sinyal-sinyal ini dan mengabaikannya dengan bingung. Dalam perkencanan, biasanya ada tahap tertentu yang perlu dilewati agar bisa jadian atau lanjut ke hubungan yang romantis. Kalau kita mungkin sedang tertarik pada seorang pria dan ingin ketertarikan kita tersampaikan padanya, kita bisa coba memaksimalkan hal-hal berikut ini.

1. Kontak mata

Saat perempuan memandang sekeliling ruangan dan menemukan pria yang dia sukai, dia menunggu sampai pria melihatnya dan menahan tatapannya selama sekitar lima detik. Lalu melepas tatapan dan memandang ke tempat lain. Biasanya seorang perempuan perlu memberi tatapan atau kontak mata rata-rata tiga kali sebelum pria menyadari apa yang sedang terjadi. Proses saling tatap bisa diulangi beberapa kali dan ini merupakan awal dari proses.

2. Tersenyum

Senyuman kecil singkat pada perempuan bisa dimaksudkan sebagai "lampu hijau" kepada pria untuk melakukan pendekatan. Hanya saja banyak pria yang tak responsif pada sinyal-sinyal ini. Hal ini kemudian kerap membuat perempuan merasa pria tak tertarik padanya.

3. Merapikan diri

Tindakan merapikan diri pada pria dan perempuan bisa jadi sinyal ketertarikan satu sama lain. Pada perempuan, ia mungkin akan duduk tegak dan menyilangkan tungkai atau pergelangan kakinya. Bila dalam posisi berdiri, perempuan mungkin akan mencondongkan salah satu sisi pinggul dan memiringkan kepala, membuka lehernya. Tindakan merapikan rambut, mengibaskan rambut, dan merapikan pakaian serta perhiasan juga mungkin dilakukan perempuan untuk menunjukkan rasa tertariknya. Pria yang memiliki ketertarikan yang sama bisa merespons dengan gerakan seperti berdiri tegak, menarik perut, membusungkan dada, merapikan pakaian, menyentuh rambut, dan menyusupkan ibu jari ke ikat pinggang. Pria dan perempuan yang saling tertarik bisa mengarahkan kaki atau seluruh tubuh ke arah satu sama lain.

4. Bicara

Pada tahap ini, pria bisa mendekat dan berupaya mengobrol ringan, menggunakan kalimat-kalimat klise. Kalimat klise dan usang digunakan hanya untuk mencairkan suasana yang ada.

5. Menyentuh

Perempuan akan mencari peluang untuk memprakarsai sentuhan ringan di lengan pria, baik sengaja maupun tidak sengaja. Sentuhan tangan menandakan tingkat keintiman yang lebih tinggi dibandingkan sentuhan pada lengan. Kemudian, setiap tingkatan sentuhan akan diulang untuk memeriksa apakah pria tersebut senang dengan tingkat keintiman tersebut. Sentuhan atau gerakan ringan pada bahu pria dilakukan untuk memberi kesan bahwa perempuan peduli pada kesehatan dan tampilannya.

Lima tahap pertama dari perkencanan tersebut mungkin kebetulan semata atau tampak sepele. Namun, semua itu bisa sangat penting untuk memulai hubungan baru atau mulai jadian. Sebelum jadian, pria dan perempuan umumnya akan melewati tahapan di atas baik disadari maupun tidak.