Menjaga "Kewarasan" Bekerja dengan Single-Tasking

Endah Wijayanti09 Apr 2019, 07:09 WIB
perempuan sukses berbisnis

Fimela.com, Jakarta Bekerja di era dan industri yang menuntut semuanya serba cepat, seringkali kita dituntut untuk multi-tasking. Multi-tasking bisa diartikan sebagai melakukan banyak pekerjaan secara hampir bersamaan dalam waktu yang sama. Di satu sisi mungkin dampaknya bisa membantu kita mempersingkat waktu mengerjakan banyak hal. Tapi di sisi lain bisa jadi kurang efektif karena hasilnya yang belum tentu maksimal karena paksaan dan tuntutan yang keras.

Bila selama ini kita gampang stres dan makin tak optimal bekerja karena multi-tasking, saatnya untuk mencoba single-tasking. Darius Foroux dalam artikelnya The Power of Single Tasking di medium.com menjelaskan bahwa maksud dari single-tasking adalah berusaha cerdas atas apa yang ingin dikerjakan. Kita pasti ingin mengerjakan banyak hal, tapi semua itu tak mungkin bisa dilakukan dalam satu waktu bersamaan.

Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Fokus atau Konsentrasi

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membangun kemampuan untuk fokus atau konsentrasi. Dalam satu kesempatan atau waktu, buat satu target atau tujuan yang ingin dicapai. Setelah itu kita tingkatkan fokus kita untuk mengerjakannya sampai benar-benar tuntas. Saat satu hal sudah benar-benar beres, baru kita beralih ke hal lainnya untuk dikerjakan sampai tuntas.

 

One Thing at a Time

tekanan kerja
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Konsep single-tasking tampak mudah. One thing at a time atau satu hal untuk dilakukan dalam satu waktu. Tapi dalam praktiknya kadang cukup sulit untuk dilakukan. Misalnya, saat sedang bekerja, seberapa besar kemampuan kita menahan diri untuk tidak membuka media sosial? Seberapa besar daya fokus dan konsentrasi kita untuk mengerjakan satu hal dalam satu waktu dengan mengesampingkan hal-hal lainnya untuk sementara waktu? Dengan fokus pada satu hal atau pekerjaan dalam satu periode waktu, kita akan dimudahkan untuk mendapat hasil yang maksimal dari yang kita kerjakan tersebut.

Bagi Prioritas dengan Baik untuk Meningkatkan Produktivitas

personal branding
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Penting menjaga diri untuk tetap tenang. Membagi waktu dan prioritas dengan baik. Memastikan setiap hal dikerjakan sesuai dengan urutan prioritas yang terukur. Kerjakan satu per satu tanggung jawab dan pekerjaan. Tingkatkan fokus dan daya konsetrasi untuk setiap hal yang dikerjakan. Hal itu kemudian akan memudahkan kita untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari pekerjaan kita.

Menerapkan single-tasking dalam keseharian kita pada awalnya bisa terasa sangat berat. Terlebih bila kondisi dan lingkungan sekitar kita kurang mendukung. Tapi kita tetap bisa mencoba menerapkannya demi menjaga kewarasan dalam bekerja dan tidak gampang stres.

 

Lanjutkan Membaca ↓