Tampilan Google Doodle dalam Memperingati Hari Bumi

Nabila Mecadinisa22 Apr 2019, 11:30 WIB
Hari Bumi 2019

Fimela.com, Jakarta Hari Bumi (Earth Day) jatuh pada tangga 22 April 2019. Bertepatan dengan momen penting tersebut, maka Google Doodle turut merayakannya dengan menyulap halaman utama pencarian Google menjadi video animasi pendek yang menghadirkan deretan flora dan fauna eksotis yang ada di bumi.

Google Doodle menampilkan Wandering Albatross yang merupakan burung dengan bentangan sayap paling lebar, dan juga Coastal Redwood yang merupakan pohon tertinggi di dunia.

Selain itu ada pula Coelacanth, spesias ikan paling tua di dunia, dan juga terdapat katak terkecil yaitu Paedophryne Amauensis. Seperti yang dikutip dari Liputan6.com, ternyata informasi dari beberapa spesies yang dihadirkan oleh Google Doodle baru ditemukan dalam kurun waktu beberapa dekade terakhir, Bahkan satu spesie tersebut sudah punah sejak 66 juta tahun lalu dan kembali ditemukan pada 80 tahun yang lalu.

Peringatan Hari Bumi

Hari Bumi
Ini yang diminta Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) kepada pemerintah di Hari Bumi. (Ilustrasi: SoCore Energy)

Sesuai dengan namanya, Hari Bumi menjadi peringatan penting tahunan dalam menjaga kelestarian kehidupan di bumi. Oleh sebab itu, Google Doodle yang kali ini akan membawamu untuk berkeliling planet yang kita sebut sebagai rumah dan menemukan beberapa penghuni lainnya yang bahkan tidak diketahui sebelumnya.

Diperingati setiap tanggal 22 April berdasarkan konsensus yang disepakati oleh anggota Persatuan Bangsa-Bangsa di tahun 2009, menguak sebuah fakta yaitu tentang penetapan Hari Bumi yang sebelumnya pernah disepakati yakni pada tahun 1969 oleh aktivis lingkungan hidup John McConnel.

Mengingat kembali makna penting di balik Hari Bumi, maka dengan ini kamu diharuskan untuk lebih sadar akan kepedulian lingkungan dengan menjaga seluruh habitat di dalamnya demi kelestarian bumi untuk masa-masa yang akan datang.

Lanjutkan Membaca ↓