Tidak Ada yang Salah dengan Menjadi Manusia Biasa, Selow Aja!

Ayu Puji Lestari22 Apr 2019, 14:25 WIB
Ilustrasi Perempuan

Fimela.com, Jakarta Memenuhi tuntutan untuk menjadi 'baik' seringkali memaksakan diri untuk bersikap postif dalam berbagai hal. Padahal menjadi manusia biasa saja tidak ada salahnya dilakukan. Justru hal ini membuat kita menjadi lebih manusiawi.

Carl Rogers seorang pencetus teori tentang penerimaan diri menyebutkan jika penerimaan diri merupakan pandangan realistik seseorang terhadap dunia dan potensi-potensi yang ada dalam dirinya. Tidak ada yang salah dengan menerima diri sendiri, dan mencintai diri sendiri.

Menerima diri sendiri tentu berbeda dengan selfish. Menerima diri sendiri artinya kita lebih legowo. Menjadi apapun kita tetap istimewa termasuk memilih menjadi 'manusia biasa'.

Tidak Perlu Membandingkan, Dirimu Istimewa dengan Menjadi Apa Adanya Kamu

Perempuan Hebat/mlg
Ilustrasi perempuan hebat/copyright unsplash.com/@priscilladupreez

Tidak mengapa menjadi manusia biasa saja. Memilih berada di jalan tengah untuk tenang dengan tidak memilih menjadi 'paling'. Tidak perlu merasa rendah diri hanya karena prestasimu tidak lebih baik dari teman dekatmu. Tidak bersinar dan apa adanya.

Yang terpenting adalah menjadi diri sendiri dan mencintai dirimu apa adanya. Percaya saja, bahwa menjadi apapun kamu tetaplah istimewa. Selalu ingat menjadi manusia biasa sama baik dan istimewa. Tidak perlu memaksakan diri hanya untuk memuaskan ego orang lain.

Jadi, sudahkah kamu mencintai dirimu sendiri dan merasa tidak masalah menjadi manusia biasa? Selamat hari ini.

Simak Video Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓