Tak Ada Pekerjaan yang Tanpa Tekanan, Jalani Saja Dulu

Endah Wijayanti01 Mei 2019, 10:45 WIB
kerja tanpa tekanan

Fimela.com, Jakarta Punya pengalaman suka duka dalam perjalanan kariermu? Memiliki tips-tips atau kisah jatuh bangun demi mencapai kesuksesan dalam bidang pekerjaan yang dipilih? Baik sebagai pegawai atau pekerja lepas, kita pasti punya berbagai cerita tak terlupakan dalam usaha kita merintis dan membangun karier. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Menulis April Fimela: Ceritakan Suka Duka Perjalanan Kariermu ini.

***

Oleh: Novia Dyah - Solo

Tanggal 18 April 2018 adalah tanggal di mana aku mulai bekerja, setelah 3 minggu lulus berkat seseorang yang telah membantu aku. Aku bekerja sebagai safety officer di sebuah perusahan kontraktor di daerah Cilegon. Hari-harikuku bekerja di lapangan, di industri. Panas, debu, asap, bising awalnya adalah hal asing dan hal yang sangat mengganggu tapi lama kelamaan juga biasa. Itu kadang aku merangkap jadi QC, admin yang sebenarnya tidak aku mengerti. Tapi alangkah baiknya jika dihargai karena safety officer bukan dewa yang mampu menjalankan semua pekerjaan sendiri.

Tidak ada pekerjaan tanpa tekanan, begitu pula pekerjaanku. Tantangan demi tantangan pasti datang, teguran demi teguran karena ulah rekan kerja, negur sana negur sini demi keselamatan orang lain dalam bekerja. Serba salah memang tapi ya demi mengejar apa yang diinginkan dan mencari pengalaman. Kadang sebagai safety officer perempuan ada aja yang iseng, tapi tinggal kita bagaimana kita menyikapinya saja, jangan terlalu cuek juga, biasa saja.

Dari plant proyek aku belajar, sekaligus bekerja. Mungkin pekerjaan ini kurang cocok sama yang tidak berani keluar dari zona nyaman. Salah satunya jika ada proyek yang memang harus selesai target mengharuskan kami sebagai safety officer untuk lembur tapi tidak sampai malam, paling sabtu atau minggu, lumayan untuk yang merantau hehehe.

Muka berdebu, kena asap juga bukan hal asing lagi, pulang pergi naik motor. Tidak ada perawatan spesial apapun, cuma pembersih dan pelembab biasa saja. Bermodalkan sertifikat alhamdulillah aku bisa bekerja seperti sekarang. Sampai saat ini alhamdulillah sudah satu tahun aku bekerja di perusahaan kontraktor. Harapannya sih bisa mendapat pekerjaan di sebuah industri.

Tetap semangat menjalani sebuah pekerjaan, jalani saja apa yang sudah dijalani meski berat dan kadang akan datang sebuah titik jenuh dan ingin menangis karena sesuatu hal tapi semua itu akan segera berakhir. "Jalani saja dulu," begitu yang dibilang orang-orang.