Untuk Tubuh yang Sehat, Hindari 4 Makanan Ini Selama Bulan Ramadan

Endah Wijayanti07 Mei 2019, 19:15 WIB
makanan dihindari saat ramadan

Fimela.com, Jakarta Perubahan jam dan pola makan selama puasa bulan Ramadan perlu diimbangi dengan lebih bijak memilih dan memilah makanan yang baik untuk dikonsumsi. Puasa itu sebenarnya menyehatkan. Dengan puasa, ada banyak manfaat positif yang bisa kita dapat untuk kebaikan tubuh.

Nah, untuk memaksimalkan manfaat puasa, kita perlu lebih jeli memilih makanan yang kita konsumsi saat berbuka dan sahur. Dilansir dari hamad.qa, ada empat jenis makanan yang sebaiknya dihindari atau setidaknya dibatasi konsumsinya selama bulan Ramadan. Apa sajakah jenis makanan yang dimaksud? Berikut keterangannya.

1. Makanan Berminyak dan Berlemak

Batasi konsumsi aneka gorengan dan makanan yang mengandung lemak jenuh. Bila makanan berminyak dan berlemak dikonsumsi berlebihan saat sahur atau berbuka, nantinya akan berisiko meningkatkan rasa gampang capek atau letih saat puasa seharian.

2. Makanan yang Terlalu Banyak Garam

Mengonsumsi terlalu banyak makanan yang asin atau mengandung garam bisa meningaktkan risiko dehidrasi. Kemampuan tubuh menyerap cairan pun akan terganggu bila makanan yang kita konsumsi saat sahur dan berbuka terlalu banyak garam atau sodium.

3. Makanan yang Tinggi Gula

Boleh kok makan yang manis-manis, bahkan disunnahkan mengonsumsi makanan yang manis saat berbuka puasa. Yang perlu diperhatikan di sini adalah batasan konsumsinya. Belum lagi dengan karakter makanan atau minuman manis yang tinggi kalori tapi rendah kandungan nutrisinya, maka kita perlu benar-benar bijak dalam mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan gulanya ini.

4. Makanan yang Mengandung Kafein

Kafein bersifat diuretik dan bisa membuat tubuh mudah kehilangan cairan tubuh dan mineral. Aneka minuman dan makanan yang mengandung kafein memang sebaiknya dibatasi selama bulan Ramadan, ya. Bagi yang sudah kecanduan kafein untuk konsumsi sehari-hari, mungkin bisa coba dikondisikan dan dibatasi konsumsinya agar bisa lebih maksimal puasanya.

Segala sesuatu yang berlabih memang tidak baik untuk tubuh. Selama bulan Ramadan, yuk optimalkan usaha menjaga pola makan dengan lebih baik lagi karena nantinya manfaatnya pun kita sendiri yang merasakannya.