Terkadang Kita Harus Keras Hati dalam Urusan Mencintai

Ayu Puji Lestari17 Mei 2019, 14:45 WIB
Jatuh Cinta

ringkasan

  • Mencintai seharusnya diperjuangka
  • Keras hati dalam urusan cinta bukan masalah
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Jatuh cinta kadang membuat kita hilang logika. Menganggap apa yang terjadi pada kita adalah benar, hingga akhirnya mengabaikan pertanda yang memang diperuntukkan untuk kita agar berhenti. Tapi benarkah dalam urusan hati ini kita perlu sedikit keras hati?

Memperjuangkan seseorang yang kita cintai itu perlu. Bukan sekadar sebagai bukti cinta, namun seharusnya memang harus begitu. Mencintai itu butuh usaha, bukan hanya diam lalu berharap pasangan mengerti. Ada usaha untuk menarik perhatiannya, mungkin juga orang yang ada dalam kehidupannya.

Seorang bijak pernah berkata jika mencintai seseorang maka kita harus siap untuk mencintai semua yang dicintai pasangan kita. Termasuk saat di sekitarnya tidak setuju kita hadir dalam hidupnya. Mencintai itu mengusahakan, karena itulah sebenarnya bahasa cinta.

2 of 3

Cinta itu Diusahakan Maka Pejuangkan

Jatuh cinta
Ilustrasi/copyright shutterstock

Mencintai itu butuh usaha dan butuh untuk diungkapkkan. Diam tidak akan membuat orang yang kita cintai mengerti dan membalas perasaan kita. Menyakinkan bahwa memang kita layak untuknya.

Saat orang di sekitarnya menolak, bukan lantas kita mundur. Inilah saat yang tepat untuk menunjukkan bahwa kita memang terbaik untuknya. Layak untuk berada di sisinya. Bagaimana kita dianggap mampu, jika tidak pernah ada usaha untuk membuktikan perasaan kita.

Tidak perlu takut dibilang keras hati. Cinta memang buta, tapi bukan berarti kita harus mau dibutakan oleh cinta bukan? Belajar untuk realistis, karena ada beberapa hal yang perlu diperjuangkan dengan keras hati dan cinta adalah salah satunya.

Salamat jatuh cinta!

3 of 3

Simak Video Berikut Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓