Trik Nyaman Melakukan Perjalan Menggunakan Pesawat Bersama Anak

Anisha Saktian Putri10 Jun 2019, 20:30 WIB
Pesawat Etihad Airways (Wikimedia Commons)

Fimela.com, Jakarta Berlibur bersama anak-anak memang menyenangkan. Namun, jangan sampai kesenangan tersebut berubah menjadi ketidaknyaman karena si kecil cranky saat di dalam perjalanan, terutama ketika berlibur menggunakan pesawat.

Untuk menghindari masalah tersebut, dr. Diatrie Anindyajathi, MSc,SpA, mengatakan saat ini tidak ada indikasi bahwa bayi baru lahir tidak diperbolehkan untuk berpergian dengan pesawat.

Tekanan udara di pesawat dijaga sedemikian rupa sehingga tidak menyebabkan gangguan sirkulasi maupun pernapasan pada bayi yang sehat. Berada di dalam pesawat yang tertutup dan kontak dengan banyak orangdalam waktu tertentu juga sering kali membuat orang tua gelisah karena dapat meningkatkan kemungkinan transmisi kuman atau virus.

“Ternyata belum didapat penelitian yang menunjukkan peningkatan angka penularanpenyakit dalam pesawat. Udara yang bersirkulasi diproses melalui filter-filter yang mencegah terjadinya transmisi tersebut,” ujarnya.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti:

1. Tekanan udara di pesawat dapat mempengaruhi bayi dengankondisi-kondisi khusus seperti anemia dan penyakit jantung bawaan.Sering kali kondisi ini belum tampak saat bayi baru lahir sehinggamemang dianjurkan sesaat sebelum berangkat diperiksakan ke dokteranak.

2. Mengunyah

Franda dan Samuel Zylgwyn liburan ke Eropa 4
IG/frandaaa87

2. Perubahan tekanan udara saat pesawat berangkat dan mendarat dapatmempengaruhi saluran telinga tengah (tuba Eustachius) terutama padabayi/anak yang salurannya lebih kecil. Maka saat berangkat maupunmendarat pastikan bayi/anak sedang melakukan gerakan menelan/mengunyah(seperti menyusu, menguyah permen karet, dll.)

3. Suara jet pesawat yang akan berangkat dan akan mendarat memilikifrekuensi 100 – 150 dB. Walaupun frekuensi tersebut sudah berkurang didalam cabin namun masih dalam batas yang dapat merusak fungsipendengaran bayi (60 85 dB). Berikan penutup telinga seperti ear plugatau ear muff untuk bayi dan anak-anak selama penerbangan namunterutama saat berangkat dan mendarat.

Simak video berikut

#Growfearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓