Berdonasi untuk Pendidikan dengan Sampah Kertas

Meita Fajriana22 Jun 2019, 10:00 WIB
Sampah kertas untuk pendidikan

Fimela.com, Jakarta Untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya perlindungan alam dan planet Bumi, setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2019 jumlah timbunan sampah secara nasional diperkirakan sebesar 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton pertahun, dengan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kg. Jika dilihat darikomposisinya, jenis sampah kertas memiliki andil sebesar 10%.

Melihat fakta tersebut, perusahaan produk kimia, 3M Indonesia melakukan program daur-ulang kertas sebagai bentuk partisipasi kepedulian akan lingkungan hidup, sekaligus menjadi langkah untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia.

Tahun ini, merupakan tahun kedua 3M Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Nara Kreatif yang merupakan badan kewirausahaan sosial bergerak dalam pengolahan limbah perusahaan dan lembaga pendidikan yang menaungi anak jalanan.

Disinilah dua ton limbah kertas yang dikumpulkan dari 3M Indonesia diolah menjadi kertas daur ulang dan di produksi menjadi souvenir seperti buku agenda, hingga game board untuk dijual kembali kepada perusahaan penyumbang kertas, yakni 3M Indonesia.

Kemudian hasil penjualan souvenir tersebut digunakan untuk dana bantuan beasiswa pendidikan. Program ini telah menaungi 21 anak di bawah naungan Yayasan Nara Kreatif, Jakarta.

“Program pemanfaatan limbah kertas merupakan salah satu wujud komitmen 3M Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia serta memberikan dampak positif bagi lingkungan. Pengelolaan limbah kertas ini, kami turut berpartisipasi memberikan donasi biaya pendidikan untuk anak jalanan,” kata Sashidharan Sridharan Managing Director 3M Indonesia seperti rilis yang diterima Fimela, Sabtu (22/6).

 

Berdonasi untuk pendidikan anak lewat sampah kertas

Setiap 15kg kertas bekas yang terkumpul, dapat membiayai satu bulan biaya pendidikan satu anak selama satu tahun. Selain itu juga ada program sosial seperti mendaur ulang sampah plastik maupun kertas dan beberapa program yang telah berjalan yakni aktifitas ekplorasi sains kepada anak-anak.

 

Ilustrasi pendidikan anak
Ilustrasi pendidikan anak (Foto: Unsplash.com/MD Duran)

Manfaat daur ulang sampah kertas untuk pendidikan

Setiap program yang dilaksanakan, bertumpu pada tiga bidang prioritas yaitu Science for Circular, Science for Climate, dan Science for Community untuk Menciptakan dunia yang lebih positif melalui sains, dan menginspirasi orang untuk ikut serta.

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓