4 Kekurangan Seorang Perfeksionis yang Membuatnya Justru Menonjol

Endah Wijayanti13 Jul 2019, 07:26 WIB
kekurangan perfeksionis

ringkasan

  • Terlalu Keras pada Diri Sendiri
  • Keras Kepala
  • Gampang Cemas
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Seorang perfeksionis memiliki kelebihan yang membuatnya menarik. Sama halnya dengan setiap individu yang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, orang perfeksionis juga memiliki sejumlah kekurangan. Hanya saja kekurangan yang dimiliki justru yang membuatnya berbeda dari orang lain.

Bila orang terdekat kita memiliki karakter perfeksionis, mungkin kita sudah bisa merasakan sendiri bagaimana pada saat-saat tertentu kita dibuat stres dan tertekan oleh sikapnya. Atau mungkin bila kita sendiri merasa adalah orang yang perfeksionis, bisa jadi kita pernah membuat orang lain merasa tak nyaman dengan kekurangan yang kita punya. Saatnya untuk lebih memahami kekurangan yang ada supaya kita bisa lebih mudah dalam bersikap yang lebih baik.

1. Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Menjadi seorang perfeksionis kadang kita terlalu keras pada diri sendiri. Melakukan hal-hal yang lebih banyak dan lebih keras demi mencapai standar tinggi yang dibuat sendiri. Bila terus dipaksakan dan tidak dikelola dengan baik, nantinya bisa membuat kita jadi gampang stres. Kondisi kesehatan pun bisa terganggu jika sampai mengabaikan kebutuhan untuk istirahat.

2. Keras Kepala

Saat kita ingin segalanya serba sempurna, kadang kita jadi lebih egois hanya mementingkan pendapat dan keinginan sendiri. Kita punya standar sendiri yang harus dipenuhi. Saking inginnya mencapai kesempurnaan yang diinginkan, kita cenderung suka melakukan segala sesuatu sesuai pola dan metode yang kita anggap terbaik.

 

3. Gampang Cemas

stres
Ilustrasi. (iStockphoto/hobo_018)

Sudah selesai melakukan sesuatu tapi belum tenang. Selalu merasa ada yang kurang sempurna. Gampang cemas ketika melakukan sesuatu tidak sesuai dengan rencana dan harapan. Hal ini kadang cukup merepotkan karena membuat kita sulit sekali merasa tenang. Sebelum mencapai kesempurnaan yang diinginkan, selalu merasa tidak tenang. Sehingga jadi rentan mengalami stres.

4. Suka Menunda-nunda

Dilansir dari bodyandsoul.com, perfeksionisme yang tidak sehat bisa membaut orang jadi suka menunda-munda atau menghindar. Sering merasa tak yakin bisa melakukan yang terbaik sehingga memutuskan untuk tak melakukan apa-apa. Menunda-nunda sesuatu demi mencari waktu yang menurutnya tepat, tapi pada akhirnya malah tak melakukan apa-apa. Hal ini bisa menghambatnya mencapai kesuksesan yang ada di depan mata.

Memahami kekurangan yang kita miliki bisa memudahkan kita dalam usaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Selalu ada cara yang bisa kita coba lakukan untuk memperbaiki kekurangan dan memaksimalkan kelebihan yang kita miliki.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓