Ladies, Jangan Khawatir Jika Pria Tidak Juga Melamar Setelah Lama Pacaran, Ini Maksudnya

Annissa Wulan30 Jul 2019, 09:30 WIB
Ilustrasi pasangan romantis

Fimela.com, Jakarta Sebenarnya berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh sepasang pria dan perempuan untuk menjalani tahapan pacaran, sebelum memutuskan untuk masuk ke dalam dunia pernikahan? Beberapa pasangan merasa perlu menghabiskan beberapa tahun bersama sebelum menikah, sedangkan pasangan lain tidak merasa memerlukan waktu yang lama.

Lantas, ada pertanyaan populer yang muncul, apakah termasuk pertanda yang buruk jika seorang pria tidak juga melamar, walaupun telah lama pacaran? Pahamilah bahwa keraguan tidak selalu berarti penolakan.

Dilansir dari bravotv.com, Minggu (28/7/2019), pertanyaannya seharusnya bukan berapa lama waktu yang harus dihabiskan untuk menikah, namun apakah keduanya memiliki tujuan yang sama? Beberapa orang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk merasa siap.

Selain itu, meluangkan waktu untuk kencan atau pacaran sebelum menikah sebenarnya dapat meningkatkan peluang hubungan pernikahan tersebut akan sukses. Sebuah studi tentang perceraian yang diterbitkan oleh para peneliti dari Emory University menemukan bahwa pasangan yang berpacaran selama 3 tahun atau lebih memiliki kemungkinan 39% lebih kecil untuk bercerai, daripada mereka yang pacaran kurang dari 1 tahun.

 

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menikaha

Ilustrasi pasangan romantis
Ilustrasi pasangan romantis. Sumber foto: unsplash.com/Savs.

Adalagi hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menikah adalah pindah tempat. Sebelum pindah kota atau negara untuk menikah, sangat disarankan untuk saling membicarakan harapan dan keinginan satu sama lain.

Jangan membuat asumsi sendiri, bicarakan segala hal dengan pasangan, mulai dari hal terkecil, hingga yang paling besar. Cara ini sangat baik untuk menciptakan keselarasan satu sama lain tentang tujuan hubungan tersebut.

Dan jangan memberikan ultimatum kepada pasangan. Ultimatum dalam sebuah hubungan hanya akan menambah lebih banyak tekanan.

Intinya, berapa lama hubungan seharusnya dijalani tergantung pada pasangan yang menjalaninya, keduanya harus merasa nyaman dengan komitmen yang diciptakan. Bagaimana menurutmu?

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓