Pasca Erupsi, Ini Kondisi Terkini Gunung Tangkuban Perahu

Nabila Mecadinisa28 Jul 2019, 16:00 WIB
Suasana Gunung Tangkuban Perahu Sehari Setelah Erupsi

Fimela.com, Jakarta Memasuki hari kedua pasca erupsi Gunung Tangkuban Perahu, kondisi destinasi wista ini sudah terbilang kondusif. Seperti yang dilansir dari Liputan6.com, Hasil pemantauan dari pos seismograf yaitu 15,2 mm amplitudo masih sama seperti hari kemarin diiringi dengan tremor yang bergetar terus menerus.

"Saat ini di lokasi Gunung Tangkuban Perahu sedang dilakukan pembersihan debu sisa erupsi oleh pihak pengelola," kata Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/7/2019).

Para petugas piket yang mengawasi kondisi siaga darurat erupsi Gunung Tangkuban Perahu Pusdalops PB BPBD Provinsi Jaw Barat, petugas BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kab Bandung Barat dan BPBD Kab Subang tetap melaksanakan piket siaga darurat erupsi.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil meminta kepada seluruh warga agar tidak menyebarkan berita yang tidak akurat mengenai eruspi Gunung Tangkuban Perahu sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Gunung tangkuban perahu pasca erupsi

Menyusuri Jejak Sangkuriang di Tangkuban Perahu
Gunung Tangkuban Perahu ini terletak sekitar 2000 meter diatas permukaan laut.

"Mohon untuk tidak gampang share informasi yang hoaks, cari sumber berita resmi. Pastikan berita itu benar. Kita berdoa semoga erupsinya tidak membesar dan membahayakan," kata Gubernur Emil dalam siaran persnya di Bandung, dilansir Antara. Ia juga mengimbau masyarak agar tidak panik karena pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Saya mendapati kabar tentang situasi Tangkuban Perahu, erupsi lokal tapi asapnya mulai terasa ke Lembang. Saya sudah koordinasi BNPB minta untuk berkoordinasi dengan level desa, lurah, kecamatan. Safety harus diutamakan," katanya.

Emil juga meminta wisatawan dan masyarakat untuk tidak mendekati gunung Tangkuban Perahu. Selain itu, dia juga memperingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami sebagai orang Lembang mah tidak panik saat kejadian, nah yang bikin panik itu ketika buka handphone, cek grup WA itu banyak sekali informasi tidak benar soal erupsi Tangkuban Parahu. Kalau dibiarkan terus khawatir warga jadi takut padahal alhamdulillah sejauh ini aman kok kondisinya," kata A Rika Rachmawati warga Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Rika yang rumahnya berjarak sekitar 10 km dari Gunung Tangkuban Parahu memastikan aktivitas warga Lembang berjalan normal pasca erupsi pada Jumat.

"Kalau di tempat saya aktivitas warga seperti biasa, cuma anak-anak saja yang terlihat sepi. Biasanya mereka main di luar rumah tapi hari ini sepi. Mungkin para ibu khawatir lebih ke aspek kesehatan anak," kata Rika.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓