Kurban Digital, Fitur untuk Berdayakan Peternak Desa

Meita Fajriana11 Agu 2019, 08:00 WIB
Kurban Idul Adha

Fimela.com, Jakarta Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan paling tinggi didominasi oleh masyarakat yang tinggal di desa. Sebagai kontribusi dalam rangka membantu penduduk kurang mampu sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha, Badan Zakat Amil Nasional (BAZNAS) di tahun ini menargetkan penyaluran daging kurban ke berbagai wilayah pelosok yang jarang terjamah.

Untuk menjangkau seluruh masyarakat di berbagai daerah, BAZNAS yang merupakan badan resmi penyalur zakat dan satu-satunya yang dibentuk pemerintah sejak 2001, menggandeng platform marketplace Ralali.com. Keduanya berkolaborasi dalam program "Kurban Berdayakan Peternak Desa untuk Pengembangan UMKM".

Kolaborasi ini bertujuan memberi kemudahan kepada pelaku usaha dalam melakukan ibadah kurban secara digital. Saat pelaksanaan kurban selesai dilakukan, orang yang berkurban akan langsung menerima laporan dari BAZNAS. Di lain sisi, program ini turut membantu para UMKM, karena hewan kurban dipastikan berasal dari peternak yang berlokasi di pedesaan.

”BAZNAS terus berinovasi dalam melayani masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah kurban. Kerjasama dengan Ralali.com ini akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan kurban sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Diharapkan program ini dapat membantu masyarakat Indonesia untuk tetap dapat berkurban di tengah kesibukan aktivitasnya," kata Mohammad Indra Hadi Ketua Panitia Kurban Nasional BAZNAS 2019, Minggu (11/8).

Hewan kurban yang dijual BAZNAS melalui platform Ralali diambil langsung dari peternakan yang berlokasi di desa-desa kecil di Indonesia. Pengambilan hewan kurban di desa, bukan di kota, adalah wujud kepedulian lain demi membantu tingkat pertumbuhan ekonomi yang merata ke berbagai daerah.

 

Harga hewan kurban sesuai standar

Harga hewan kurban yang dijual dipastikan sesuai dengan standar yang berlaku yaitu mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp17 juta berdasarkan kategori jenis hewan kurban.

“Program ini sejalan dengan visi perusahaan kami untuk mendorong ekonomi dan edukasi digital sampai ke pedesaan, dengan pengambilan hewan kurban yang langsung dari UMKM peternak di pedesaan,” kata Alexander Lukman Chief Operating Officer Ralali.com.

 

Kurban digital

Kurban digital
Kurban digital. (Foto: Dok. Ralali)

Agar penyaluran daging kurban bisa tersampaikan secara merata dan tepat sasaran, pihak BAZNAS juga akan melakukan koordinasi dengan anggota-anggotanya di berbagai daerah. Untuk kemudian dikelola dengan baik sesuai dengan permintaan mereka yang berkurban.

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓