Anak Muda Sadar Pajak Bisa Bawa Dampak Bagi Kesejahteraan Masyarakat

Meita Fajriana13 Agu 2019, 13:30 WIB
Anak muda sadar pajak

Fimela.com, Jakarta Dalam membangun negara yang sejahtera, tentu perlu dukungan dari masyarakat. Salah satu bentuk dukungan tersebut melalui membayar pajak. Pajak adalah jembatan pemerataan kesejahteraan. Selain untuk anggaran pendidikan, dana pajak digunakan sebagai pembangunan infrastruktur, anggaran kesehatan, dan dana desa.

Generasi milenial merupakan salah satu wajib pajak yang bisa berkontribusi dalam pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia lewat kesadaran membayar pajak. Ada banyak pajak dan jenis penerimaan negara lainnya yang kerap dijumpai kaum milenial dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut lima macam pajak dan penerimaan negara yang jika dibayarkan ternyata bisa membawa dampak luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat. Berikut penjelasannya yang dirangkum Fimela, Selasa (13/8).

1. Pajak Penambahan Nilai (PPN)

Pajak Penambahan Nilai atau PPN dikenakan bagi siapa saja yang melakukan transaksi barang dalam kategori objek PPN. Anak muda yang gemar jajan atau berkumpul dengan teman di kafe atau restoran cepat saji sebaiknya mengingat bahwa PPN sebesar 10%, yang sering terlihat di paling bawah struk, bisa membantu warga desa di pelosok Indonesia mendapatkan akses terhadap listrik.

Tidak hanya itu, bantuan dari PPN juga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan untuk mendapat pendidikan lebih layak.

2. Perpanjang Paspor

Bagi generasi milenial yang memiliki hobi jalan-jalan ke luar negeri akan mengalami masa perpanjangan paspor. Kini masyarakat tidak perlu khawatir karena proses perpanjangan paspor dapat dilakukan di kantor imigrasi manapun, bahkan bisa dilakukan secara online.

Tanpa disadari, kaum milenial yang mengikuti proses tersebut secara tidak langsung menjadi agen pembangunan dalam mewujudkan pemerataan ekonomi di Indonesia. Hal ini karena biaya perpanjangan paspor juga tergolong sebagai penerimaan negara.

3. Perpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seiring dengan perkembangan teknologi, anak muda zaman sekarang cenderung memiliki gaya hidup dengan tingkat mobilitas tinggi sehingga keberadaan SIM menjadi sangat penting.

Sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya yang dibayarkan saat perpanjangan SIM juga digunakan untuk pembangunan nasional, salah satunya dalam hal pengurangan kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar.

 

Biaya Nikah di KUA

4. Biaya Nikah di Kantor Urusan Agama (KUA)

Menikah menjadi salah satu pilihan hidup milenial yang membutuhkan pertimbangan matang. Tidak hanya itu, prosesi pernikahan memunculkan beragam aturan serta tradisi tertentu. Mereka sebaiknya mengetahui tata cara menikah secara legal dan resmi yang umumnya dilakukan di KUA.

Tanpa disadari, biaya nikah yang diterima oleh negara bisa semakin membantu saudara kita di seluruh Indonesia. Salah satunya bisa mendapatkan akses yang sama dengan masyarakat di kota-kota besar.

Pajak Penghasilan

5. Pajak Penghasilan (PPh)

Banyak anak muda yang saat ini berani memulai langkah kewirausahaan, maka penting bagi kaum milenial untuk memahami tentang pajak penghasilan atau PPh. Anak muda yang meniti karir di kantor biasanya akan dibantu oleh pihak kantornya untuk menangani pajak penghasilan tersebut.

Namun, bagi pelaku bisnis muda, sebaiknya mempelajari dari awal mengenai pajak-pajak yang harus dibayar atau dilaporkan ke negara termasuk PPh. Seluruh pajak penghasilan yang diterima negara bertujuan untuk menghapus kesenjangan antara daerah perkotaan dan perdesaan di Indonesia.

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓