Perlu Lebih Berhati-hati, 5 Ciri Daging Ayam Tiren yang Tak Layak Dikonsumsi

Endah Wijayanti22 Agu 2019, 17:15 WIB
ciri daging ayam

ringkasan

  • Warna Kulit Ayam Kusam dan Kelabu
  • Aromanya seperti Bangkai
  • Saat Ditekan, Permukaan Daging Tidak Kenyal
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Daging ayam mudah sekali ditemukan di pasaran. Kita pun bisa mengolahnya jadi aneka hidangan dan masakan lezat sesuai selera. Tapi kalau daging ayam yang kita beli ternyata adalah daging ayam tiren (mati kemaren) atau daging ayam bangkai dan tak layak dikonsumsi, sebaiknya kita memang tak mengonsumsinya.

Ada beberapa ciri umum yang bisa kita lihat untuk mencari tahu layak tidaknya daging ayam dikonsumsi. Berikut ini 5 ciri umum daging ayam yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena kualitasnya tidak baik. Langsung saja simak di sini info selengkapnya.

1. Warna Kulit Ayam Kusam dan Kelabu

Perhatikan warna kulit daging ayam. Kulit daging ayam yang baik dikonsumsi adalah yang warnanya merah mudah segar dan kuning muda segar. Jika warna kulit daging ayam malah kusam atau putih kelabu pucat, maka sebaiknya tidak dikonsumsi. Memperhatikan warna kulit ini merupakan hal pertama yang perlu kita lakukan sebelum memutuskan untuk mengolah daging ayam yang baru kita beli.

2. Aromanya seperti Bangkai

Cium aroma daging. Bila aromanya tidak sedap atau busuk dan mirip bangkai, mending daging tersebut tidak diolah. Daging yang sudah berbau seperti bangkai tidak layak untuk dikonsumsi.

 

 

3. Saat Ditekan, Permukaan Daging Tidak Kenyal

Daging Ayam
Ilustrasi daging ayam/copyright shutterstock

Coba tekan permukaan daging ayam. Bila setelah ditekan, tidak kembali ke posisi semula maka sebaiknya daging tak dikonsumsi. Daging yang segar kekenyalannya masih terjaga. Bila daging sudah tidak lentur dan tak bisa kembali ke posisi normal setelah ditekan, ada kemungkinan daging ayam tersebut adalah daging tiren.

4. Pori-Pori Kulit Bekas Cabutan Bulu Tak Tertutup Rapat

Ciri ini biasanya mudah dijumpai pada daging bagian paha. Perhatikan pori-pori kulitnya. Daging ayam yang baik adalah yang memiliki lubang pori bekas cabutan bulu yang menutup dengan rapat. Sedangkan pada daging yang tak layak konsumsi, pori-pori bekas cabutan bulunya tidak tampak menutup rapat.

5. Tekstur Daging Ayam Sangat Lengket dan Berlendir

Ciri ini cukup mudah untuk dikenali. Bila tekstur daging ayam sangat lengket dan berlendir, ada baiknya untuk tidak dikonsumsi. Jika teksturnya memberi rasa lengket ketika disentuh dan disertai bau tak sedap, mending cari daging ayam yang lain.

Lima ciri di atas adalah ciri-ciri umum daging ayam yang tak layak dikonsumsi. Saatnya untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan mengolah daging untuk kita konsumsi sehari-hari. Semoga info ini bermanfaat, ya.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓