Tips Membuat Makaroni Rebus Bertekstur Licin dan Kenyal

Endah Wijayanti29 Agu 2019, 09:45 WIB
tips makaroni kenyal

ringkasan

  • Gunakan Air yang Banyak
  • Didihkan Air Terlebih Dahulu
  • Tambahkan Sedikit Minyak Sayur
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Makaroni bisa diolah jadi hidangan lezat seperti Mac and Cheese, sup makaroni, dan bola-bola makaroni. Dalam pengolahannya, makaroni perlu direbus terlebih dahulu sebelum diolah atau diberi aneka bumbu dan saus. Demi mendapatkan hasil olahan yang maksimal, makaroni dengan tekstur licin dan kenyal menjadi syaratnya.

Dalam proses merebus makaroni agar teksturnya licin dan kenyal, ada tips yang perlu dicoba. Sebenarnya tidak terlalu sulit, kok. Selengkapnya, langsung saja simak tipsnya berikut ini.

1. Gunakan Air yang Banyak

Dalam proses perebusan, disarankan untuk menggunakan air yang banyak. Setidaknya makaroni harus dalam keadaan terendam saat direbus. Bila air yang digunakan terlalu sedikit, nanti hasilnya makaroni akan tampak keruh. Penampilannya pun jadi kurang menarik.

2. Didihkan Air Terlebih Dahulu

Untuk mendapatkan tekstur yang kenyal, makaroni direbus saat air sudah mendidih. Siapkan panci yang sudah berisi air lalu didihkan terlebih dahulu. Baru setelah itu, makaroni bisa dimasukkan alu direbus. Dengan cara ini, proses perebusan makaroni bisa lebih singkat sehingga tidak mudah lembek saat sudah matang.

 

 

3. Tambahkan Sedikit Minyak Sayur

Sup Makaroni Udang
ilustrasi sup makaroni/copyright Shutterstock

Menambahkan sedikit minyak sayur bisa mencegah makaroni menggumpal saat direbus. Selain itu, hasilnya nanti makaroni bisa memiliki tekstur yang licin. Bila ingin mendapatkan rasa yang agak gurih, kita bisa menambahan garam ke dalam air rebusan.

4. Makaroni yang Sudah Selesai Direbus, Cukup Ditiriskan

Setelah selesai direbus, makaroni cukup ditiriskan saja. Tak perlu disiram dengan air dingin. Menyiram makaroni yang baru selesai direbus dengan air dingin mungkin memang bisa menghentikan proses pematangannya. Hanya saja zat tepung di dalamnya bisa larut ke dalam air dan rasanya jadi makin hambar. Jadi, lebih baik ditiriskan saja setelah selesai direbus.

Cukup mudah kan tipsnya? Semoga infonya bermanfaat, ya.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓