Alasan Kenapa Rambut Keriting Tidak Boleh Disisir

Karla Farhana02 Sep 2019, 19:30 WIB
[Fimela] Keriting

ringkasan

  • Rambut keriting sering dianggap berantakan.
  • Banyak orang yang meminta untuk menyisir rambut keriting dalam keadaan kering.
  • Padahal, menyisir rambut keriting harus dalam keadaan basah dan masih memiliki conditioner di rambut.
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Rambut keriting kerap kali dinilai tidak rapi. Padahal, pattern-nya yang memang berbeda dari rambut lurus. Kerap kali, tulis Allure, perempuan berambut lurus meminta orang lain berambut keriting untuk menyisir rambut agar terlihat lebih rapi. 

Masalahnya, pattern dan jenis rambut keriting jauh berbeda dengan rambut lurus. Rambut keriiting cenderung memiliki batang rambut tebal, atau coarse. Selain itu, rambut keriting cenderung kering. 

Meski tampak berbeda dengan rambut lurus, bukan berarti rambut keriting tidak rapi. Selain itu, perempuan-perempuan berambut keriting pun tetap menyisir rambut, lho! 

Hanya saja, tulis Allure, pemilik rambut keriting biasanya menyisirnya pada saat rambut basah. Bagi rambut lurus, menyisir saat rambut masih basah akan meningkatkan jumlah kerontokan rambut dan malah membuatnya menjadi rapuh. 

Menyisir Saat Rambut Basah

Tampilan Rambut Keriting Lebih Manis di Hari Natal
Rambut keriting yang manis untuk rayakan Hari Natal. (unsplash.com/Matheus Ferrero).

Sementara, menyisir rambut keriting pada saat sudah kering justru membuat rambut rontok dan rapuh. Karena, rambut keriting clumpin to each other sehingga jika dipaksa terlepas dari clump-nya, rambut akan dipaksa lurus. 

Karena sulit, rambut pun akan rontok dan patah-patah. Karena itu, Wellness Mama menulis, sebaiknya menyisir rambut keriting pada saat rambut masih basah setelah keramas. Atau lebih baik lagi jika dilakukan pada saat conditioner masih ada di rambut. Hal ini akan mempermudah proses penyisiran tanpa harus membuat rambut rontok dan patah-patah. 

#Growfearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓