4 Penyebab Pria yang Sudah Ditolak Masih Terus Mengejar

Endah Wijayanti04 Sep 2019, 12:15 WIB
pria terus mengejar

ringkasan

  • Dia Sungguh Tergila-gila Padamu
  • Dia Berpikir Masih Bisa Mengubah Pikiranmu
  • Dia Hanya Ingin Mempermainkan Perasaanmu
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Pernahkah mengalami pengalaman yang tak menyenangkan ini? Ada seorang pria yang terus mengejarmu padahal kamu sudah jelas-jelas mengatakan tidak padanya. Kita hanya menganggapnya sebagai teman biasa, tapi dia malah masih terus saja mengejar.

Rasanya jadi risih dan tak nyaman bila pria yang sudah kita tolak masih terus mengejar. Ada apa dengannya? Penyebabnyab bisa dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Seperti karena alasan-alasan berikut ini.

1. Dia Sungguh Tergila-gila Padamu

Ya, dia pada dasarnya sangat tergila-gila padamu. Sekalipun dia sudah kamu tolak, dia tak kunjung menyerah karena sangat menyukaimu. Bila seseorang sudah jatuh cinta berat pada seseorang, seringkali perilaku dan tingkahnya akan dibutakan oleh perasaannya. Agak menakutkan juga sebenarnya menghadapi seseorang yang telanjur terobsesi padamu seperti ini.

2. Dia Berpikir Masih Bisa Mengubah Pikiranmu

Hal ini bisa jadi karena dia yang terlalu percaya diri. Dia merasa masih bisa mengubah pikiranmu. Dia mengerahkan semua usaha dan upayanya untuk mendapatkan sedikit peluang bisa mengubah perasanmu. Mungkin memang ia terlalu gigih sampai membuatnya keras kepala.

 

3. Dia Hanya Ingin Mempermainkan Perasaanmu

tukang selingkuh
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Kalau ada yang seperti ini, wah sebaiknya tak perlu terlalu ditanggapi. Dia hanya ingin mempermainkan perasaanmu. Keusilan dan kejahilannya mengganggumu hanya untuk membuat dirinya sendiri senang sendiri. Ada baiknya kamu menjauhinya dan menjaga jarak darinya.

4. Dia Tak Mengetahui Penolakanmu

Bisa jadi dia memang tak tahu tentang penolakanmu. Mungkin sinyal-sinyal penolakan yang kamu berikan tak dipahami dengan benar olehnya. Bila ini yang terjadi, kamu perlu lebih tegas lagi dalam bersikap. Tanpa harus membuatnya terluka, kita bisa utarakan baik-baik perasaan kita yang sejujurnya padanya.

Bila dia terus saja mengejarmu dan tak ada tanda-tanda berhenti atau mundur, mungkin sebaiknya memang jaga jarak. Akan sangat tidak nyaman pastinya bagimu bila dia malah menjadi stalker yang terus mengusik hidupmu.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓