FIMELA FEST 2019: Greta Thunberg, Grow Fearless Memperjuangkan Kelestarian Lingkungan

fitriandiani19 Sep 2019, 12:30 WIB
Greta Thunberg

Fimela.com, Jakarta Perubahan iklim yang ekstrem sekarang ini sudah tak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan terus begini, bayangkan bagaimana kehidupan generasi yang akan datang?

Menyadari hal tersebut, Greta Thunberg lantang menyuarakan gerakan masif untuk melakukan gerakan perubahan demi lingkungan yang lestari. Tak hanya memaksa diri sendiri dan keluarganya, perempuan berusia 16 tahun ini bahkan bersuara di depan para pemangku kepentingan publik.

Pada 20 Agustus tahun 2018, Greta yang saat itu duduk di kelas 9 memutuskan untuk tidak bersekolah sampai pemilihan umum 2018 Swedia dilangsungkan pada 9 September. Hal ini dilakukannya setelah gelombang panas dan kebakaran hutan terjadi di Swedia. Ia berdemonstrasi di depan kantor parlemen Swedia menuntut tindakan pemerintah untuk menghentikan perubahan iklim ekstrem, yakni dengan mengurangi emisi karbon, sesuai dengan Paris Agreement.

Terkait hal ini, ayah Greta mengatakan, "Dia seharusnya berada di sekolah, kami tidak bisa mendukung tindakannya. Tapi kami menghargai bahwa dia ingin membuat tindakan. Dia bisa duduk di rumah dan tidak bahagia, atau protes dan bahagia," ujar ayah Greta, Svante Thunberg, dikutip dari The Guardian. Ia juga mengatakan, meski tidak sekolah tiga minggu, Greta mengerjakan semua PR dan membaca tiga buku. Langkah Greta dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan tak dapat dihentikan.

 

Keberanian Greta Thunberg Menuntut Perubahan

Greta Thunberg
Greta Thunberg, Aktivis lingkungan hidup. (Foto: instagram.com/gretathunberg)

Keyakinan Greta Thunberg membawa perubahan. Ia menjadi inspirasi para pelajar lain untuk melakukan hal serupa, dan mereka pun berafiliasi membentuk school strike for climate atau yang lebih dikenal dengan Fridays for Future; sebuah gerakan dari para pelajar di mana mereka libur sekolah untuk berpartisipasi menuntut aksi mencegah memburuknya global warming dan climate change.

Greta juga telah diundang dalam sejumlah forum penting, salah satunya yang baru-baru ini yakni pertemuan parlemen Swedia gugus tugas krisis cuaca, Selasa (17/9) kemarin. Greta bersama beberapa aktivis lain diundang dan dipuji oleh para senator, yang kemudian ia jawab dengan, "Tolong simpan pujianmu. Kami tidak menginginkannya. Jangan undang kami ke sini hanya untuk mengatakan betapa menginspirasinya kami tanpa benar-benar melakukan sesuatu karena itu takkan mengarah ke manapun."

Pidato sambutannya pun menuai sorak sorai, setelah ia mengatakan pada para anggota kongres, “I know you are trying but just not hard enough. Sorry.”

Dalam setiap orasinya, Greta menuntut para pemangku kekuasaan untuk melibatkan para ilmuwan dalam menangani kasus ini agar ada langkah-langkah yang lebih riil. Keberanian Greta Thunberg jauh melampaui usianya, dan ini membuatnya layak dijadikan role model generasi muda. Setuju, Sahabat Fimela?

Ingin tahu lebih banyak tentang grow fearless dan apa saja yang bisa kamu lakukan untuk menjadi pribadi yang lebih baik? Segera daftarkan dirimu di sini dan dapatkan kesempatan untuk hadir di Fimela Fest 2019!

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓