Tak Ingin Kerja Keras Bagai Kuda Hingga Tua, Singkirkan 5 Kesalahan Finansial Ini!

Wuri Anggarini20 Sep 2019, 10:54 WIB
Tak Ingin Kerja Keras Bagai Kuda Hingga Tua, Singkirkan 5 Kesalahan Finansial Ini!

Fimela.com, Jakarta Kesuksesan memang hanya bisa diraih dengan kerja keras. Tapi masa iya mau kerja bagai kuda hingga usia senja? Bukan hanya soal menentukan pilihan karir yang tepat dengan penghasilan tinggi, tapi kesalahan finansial yang dilakukan di usia produktif bisa jadi hambatan berat. Biar bisa menikmati hari tua dengan bahagia, singkirkan 5 hal buruk ini sejak dini.

Gaya Hidup Konsumtif

Gaji yang besar belum tentu punya tabungan atau investasi yang akan membantu mengamankan kondisi keuanganmu di masa depan. Apalagi ditambah dengan pengeluaran besar akibat gaya hidup konsumtif yang bikin gaji sering ludes. Jika diteruskan, kebiasaan buruk ini bakal sulit mewujudkan kemerdekaan finansial di usia tua. Mulai ubah gaya hidup dengan menggunakan uang sesuai dengan prioritas dan perencanaan yang cermat.

Berpikir Semua Sesuai dengan Rencana

Lulus kuliah lalu mendapatkan pekerjaan impian. Sounds good, right? Sayangnya, tidak semua rencana berjalan sesuai dengan keinginanmu. Jika yang terjadi sebaliknya, ada baiknya untuk memiliki cadangan rencana finansial untuk mempersiapkan hal-hal yang tidak diinginkan. Begitu juga kebutuhan lainnya seperti menikah dan memiliki anak yang bikin biaya untuk memenuhi kebutuhan semakin besar.

Malas Berinvestasi

Menganggap belum terlalu perlu atau pertimbangan gaji yang tidak terlalu besar membuat kamu enggan berinvestasi. Padahal, cara ini cukup efektif untuk membantu menjaga kondisi finansial di masa yang akan datang. bukan soal jumlah uang yang dikeluarkan untuk berinvestasi tapi bagaimana memilih investasi jangka panjang dibarengi dengan sabar dan konsisten.

Ada beberapa alternatif investasi yang bisa dipilih, mulai dari logam mulia, reksadana, deposito, hingga properti. Buat yang sudah paham berinvestasi seringkali tergoda untuk menggelontorkan banyak dana untuk bermain saham. Memang imbal baliknya cukup besar, tapi sebanding juga dengan risikonya yang dapat membuat keuanganmu berantakan jika hasilnya tidak sesuai dengan keinginan.

Enggan Memiliki Asuransi

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, inilah pentingnya memiliki asuransi untuk menjamin kondisi finansial dari hal-hal yang tak terduga. Walau awalnya terasa berat untuk menyisihkan uang di luar pengeluaran bulanan rutin, tabungan, dan cicilan, namun pengorbananmu tak akan sia-sia. Ada berbagai asuransi uang dirancang untuk mengamankan finansialmu. Mulai dari asuransi kesehatan, jiwa, pendidikan, hingga properti dan kendaraan bermotor.

Gampang Menyerah

Ini adalah kesalahan finansial yang paling buruk. Tidak sedikit yang memilih untuk menyerah setelah mengalami kegagalan, misalnya kehilangan pekerjaan atau bangkrut saat merintis usaha. Padahal gagal di usia muda seharusnya bukan membuatmu berhenti berusaha, tapi justru bangkit dan berbenah agar kegagalan tersebut tak terulang untuk kedua kalinya.

Mumpung masih berada di usia produktif, perbaiki diri sendiri terutama untuk urusan finansial demi masa depan yang cerah. (eth)