Sri Mulyani Ungkap Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas SDM yang Belum Merata di Indonesia

Vinsensia Dianawanti25 Sep 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 17:00 WIB
Sri Mulyani pada rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali

ringkasan

  • Masuk era digital, Indonesia masih memiliki pembangunan infrastruktur yang belum merata
  • Selain itu, kualitas SDM perlu ditingkatkan melalui pendidikan yang layak agar mendapat kemudahan akses digital
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap bahwa pembangunan sejumlah infrastruktur untuk menunjang ekonomi digital di Indonesia belum sepenuhnya merata. Masih banyak daerah di Indonesia yang kesulitan mendapat akses internet.

"Banyak kota dan daerah belum mmiliki kondisi ini, memiliki keterbatasan akan fasilitas jaringan. Pemerintah terus berjuang untuk memungkinkan 100 persen jaringan listrik menjangkau seluruh masyarakat di seluruh penjuru Indonesia. Masyarakat Indonesia berhak untuk mendapat akses yang sama di manapun mereka berada," ungkap Sri Mulyani di acara Grab For Good di Jakarta pada (24/9/2019).

Menurut Sri Mulyani, teknologi digital tidak akan terjamah jika tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai, seperti listrik dan internet. Padahal Sri Mulyani mengakui bahwa perusahaan teknologi memberikan dampak yang positif bagi kehidupan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi.

 

SDM perlu dikembangkan dengan lebih baik

Sri Mulyani Ungkap Pembangunan Infrastruktur dan Kualitas SDM Belum Merata di Indonesia
Memasuki era digital, Sri Mulyani ungkap pembangunan infrastruktur dan kualitas SDM yang belum merata di Indonesia (Foto: Grab)

Selain infrastruktur, menurut Sri Mulyani, Indonesia masih perlu adanya pengembangan SDM. SDM perlu dibangun dengan kualitas yang lebih baik. Pendidikan yang lebih baik akan memberikan akses yayng lebih besar. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapat kesejahteraan. Memastikan bahwa tidak ada orang yang tertinggal di era ekonomi digital

Ekonomi digital memberikan kontribusi pada peningkatan ekonomi. Meski banyak pekerjaan yang hilang akan kehadiran teknologi digital, namun juga menciptakan pekerjaan baru yang lebih inovatif.

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓