Mempersiapkan Pernikahan Tradisional Bersama Ratusan Vendor Terbaik

Novi Nadya01 Okt 2019, 11:00 WIB
Pernikahan tradisional

Fimela.com, Jakarta Sedang mempersiapkan pernikahan tradisional Indonesia? Ratusan vendor terbaik dari seluruh nusantara berkumpul di Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) edisi ke-12 di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta, 4 – 6 Oktober 2019.

Berkaca dari GPI tahun lalu, penyelenggaraan pernikahan tradisional di Indonesia masih diminati di tengah banyaknya konsep perkawinan modern. Sebanyak 19.000 pengunjung memadati GPI 2018 dengan nilai transaksi lebih dari 70 miliar selama tiga hari penyelenggaraan.

Dari ratusan vendor yang berpartisipasi di GPI, tentu sudah dikurasi dengan baik. Salah satunya tergabung dalam Hastana Indonesia atau Himpunan Perusahaan Penata Acara (wedding organizer) Pernikahan Indonesia yang terbaik dan terpercaya.

"Kami juga berbagi tips khusus pada calon pengantin agar terhindar dari masalah yang belakangan banyak terjadi yaitu wedding organizer wanprestasi sehingga merugikan sekali," ujar Gandi Priapratama, Ketua Hastana Indonesia.

Sambil mencari inspirasi dan informasi, para pengunjung juga akan disambut dengan suasana tradisional khas Aceh, mulai dari dekorasi, musik, dan pernak-pernik lainnya. Sudah menjadi ciri penyelenggara Parakrama Organizer, mengambil tema besar dari salah satu budaya daerah di Indonesia.

Tema Budaya Aceh

Gebyar Pernikahan Indonesia
Gebyar Pernikahan Indonesia

Tahun ini, Parakrama Organizer bekerja sama dengan Badan Penghubung Pemerintah Aceh menyajikan gelar rangkaian prosesi pernikahan Aceh di malam pembukaan. Hal tersebut sejalan dengan komitmen GPI untuk melestarikan kebudayaan bangsa serta mempromosikan pada generasi muda agar mencintai budaya daerah di Indonesia.

"Setelah budaya Jawa dan Betawi, kini giliran Aceh yang memeriahkan acara pembukaan GPI ke-12. Kami mengajak generasi muda bangga memilih adat tradisional sebagai tema pesta pernikahannya," ujar Direktur Parakrama Organizer Arief Rachman.

Menambah semarak acara pembukaan, Cut Marlyn Decoration menghadirkan pelaminan khas suku Aneuk Jamee yang tinggal pesisir Aceh Selatan dengan segala kemewahannya. Pelaminan ini biasanya terletak di depan kamar pengantin yang dihiasi oleh beberapa sulaman benang emas dan hiasan yang tergantung, sarat dengan pesan serta doa untuk sang pengantin.

Sementara Dewwi Music akan mempersembahkan musik modern dengan sentuhan gaya Aceh untuk menciptakan nuansa hangat yang intim. Catat waktu dan tanggalnya, pada Jumat GPI buka mulai pukul 12.00–23.00 WIB, Sabtu dan Minggu Pukul 10.00–22.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp25.000 per orang.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with FIMELA 

Lanjutkan Membaca ↓