Memahami Pro dan Kontra Minyak Kelapa Sawit

Annissa Wulan07 Okt 2019, 12:00 WIB
Ilustrasi minyak esensial

Fimela.com, Jakarta Minyak kelapa sawit telah lama dikenal sebagai minyak yang kontroversial. Apakah minyak ini memang seburuk itu?

Minyak kelapa sawit adalah jenis minyak nabati yang dapat dimakan dan berasal dari buah pohon kelapa sawit yang tumbuh subur di hutan hujan tropis. Menurut data dari WWF, 85% pasokan minyak kelapa sawit global berasal dari Indonesia dan Malaysia.

Dilansir dari purewow.com, Senin (7/10/2019), ada dua jenis minyak kelapa sawit, yaitu minyak kelapa sawit mentah yang dibuat dengan memeras buah dan minyak kelapa sawit inti yang dibuat dengan menghancurkan biji buah. Minyak kelapa sawit terdaftar dalam sekitar 200 nama alternatif, termasuk Palmate, Palmolein, dan Sodium Lauryl Sulfate.

Paling sering, minyak kelapa sawit ditemukan dalam makanan dan produk kecantikan. Makanan, seperti mie instan, margarin, es krim, dan selai kacang, serta produk kecantikan, seperti sampo dan lipstik adalah semua produk yang mengandung minyak kelapa sawit.

 

 

Pro dan kontra minyak kelapa sawit

Minyak esensial
Ilustrasi minyak esensial (iStockphoto/karelnoppe)

Minyak kelapa sawit digunakan untuk meningkatkan tekstur dan rasa, mencegah pencairan, serta memperpanjang umur simpan. Minyak kelapa sawit juga tidak berbau dan tidak berwarna, yang berarti tidak akan mengubah produk.

Satu sendok makan minyak kelapa sawit mengandung 114 kalori, 14 gram lemak, dan 11% asupan vitamin E. Secara khusus, vitamin E yang ditemukan dalam minyak kelapa sawit disebut tocotrienol, memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat mendukung kesehatan otak.

Sayangnya, minyak kelapa sawit tidak mengandung lemak trans, lemaknya tinggi lemak jenuh yang berarti dapat meningkatkan kolestrol dan trigliserida yang tidak sehat, serta kemungkinan penyakit jantung. Secara umum, minyak kelapa sawit lebih sehat daripada jenis minyak goreng atau lemak lainnya.

Jika kamu masih mencari alternatif lain untuk menggantikan minyak kelapa sawit, bisa coba beberapa jenis minyak ini, seperti minyak zaitun, minyak alpukat, minyak biji rami, minyak grapeseed, dan minyak kelapa. Masih ragu untuk menggunakan minyak kelapa sawit?

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓